Hindari Radikalisme Agama Sejak Dini

Tidak ada komentar 11 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Pembelajaran agama memang sudah mulai diajarkan di lembaga pendidikan sejak tingkat taman kanak – kanak sekalipun. Namun sayangnya, indikator munculnya radikalisme agama masih susah dihindari. Oleh karena itu menurut Prof. Dr. H. Nur Syam harus ada langkah langkah untuk menghindari adanya radikalisme agama untuk mempertahankan prinsip – prinsip pilar kebangsaan.

“Ada beberapa usaha kementrian agama dalam menghindari hal ini salah satunya adalah pembuatan dan pengembangan kurikulum yang rahmatal lil alamin,” kata Prof. Dr. H. Nur Syam, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surabaya saat Seminar Nasional Kebangsaan, Jumat (10/02) di Auditorium IAIN Surabaya.

Dalam seminar yang bertemakan ‘Pancasila dan Santri: Respon Santri atas Pancasila’ ini Prof. Dr. H. Nur Syam menjelaskan bahwa dengan dikembangkannya kurikulum yang rahmatal lil alamin maka anak dari usia dini yaitu Sekolah Dasar akan faham dan tahu arti dari Jihad.

Selain pengembangan kurikulum, kementrian agama juga mengalokasikan dana untuk mencetak guru guru yang rahmatal lil alamin karena guru merupakan tombak keberhasilan anak didiknya.

“Ini sekaligus sebagai refleksi kita untuk membangun pilar pilar kebangsaan,” tutupnya. (Din/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Hindari Radikalisme Agama Sejak Dini"