Helikopter Militer Jepang Terus Dinginkan Fukushima

TOKYO – Pemerintah Jepang berjanji akan terus berupaya mengatasi masalah bocornya reaktor nuklir di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima, Daiichi. Upaya itu diantaranya dilakukan dengan cara menyiramkan air ke reaktor nuklir melalui udara dan darat. Cara ini diperkirakan efektif untuk mengatasi efek radiasi.

Meski demikian Fukushima Daiichi yang memiliki enam reaktor masih dalam kondisi berbahaya. Tingkat radiasi di gedung dimana para pekerja berada, masih tinggi yakni 20 millisieverts per jam. “Ini merupakan tingkat tertinggi yang diperbolehkan di gedung itu,” kata salah seorang pejabat Tokyo Electric Power Company yang dikutip oleh CNN, Jumat (18/3).

Sebelumnya pemerintah Kamis (17/3) kemarin mengumumkan tingkat radiasi di area pembangkit mencapai 3,8 millisievert per jam, melebihi tingkat radiasi per tahun yang dialami penduduk di negara maju.  Namun Badan Keamanan Industri dan Nuklir Jepang (IAEA)  mengatakan telah mengecek 17 dari 18 pekerja pada Kamis pagi, dan mereka dinyatakan normal. Salah seorang yang menerima radiasi dengan dosis tinggi juga tidak harus dirawat kesehatannya.

Ketua Sekretaris Kabinet Yukio Edano mengatakan pada Jumat waktu setempat, air akan disemprotkan dari udara dan darat di sekitar reaktor nomor tiga, unit yang mengandung plutonium dan uranium dalam batang bahan bakar. Sejauh ini penyiraman sudah dilakukan dua kali yakni: Kamis dan Jumat pagi.

Edano menambahkan, pemerintah juga mempertimbangkan untuk menyirami reaktor satu, meski kondisinya tak seserius di reaktor tiga. “Situasi terakhir di unit 1, 2, 3 yang bagian intinya mengalami kerusakan, sekarang dalam keadaan relatif stabil,” kata Graham Andrew, ajudan Direktur Jenderal IAEA Yukiya Amano. (CNN/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Helikopter Militer Jepang Terus Dinginkan Fukushima"