Hasan Aminudin: Mustahil Pilkada Jatim Muncul Calon Tunggal

20170607_190635

SURABAYA (suarakawan.com) – Wacana calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018, masih menimbulkan pro kontra di kalangan tokoh politik. Ada yang setuju dan ada pula yang menolak dengan alasan kurang demokratis.

Kali ini, Hasan Aminudin yang pesimis calon tunggal akan terjadi di Pilkada Jatim 2018. “Mustahil Jawa Timur (Jatim) yang beragam ini di Pilkada nanti akan cuma muncul calon tunggal,” ucapnya, seperti diberitakan Kamis (8/6).

Ada beberapa alasan yang membuat Anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPR RI itu pesimis terjadi calon tunggal di Pilkada Jatim tahun depan. Alasan pertama, yaitu SDM Jatim tidak sama dengan provinsi lain.

Kedua, seluruh partai politik (parpol) di Jatim ingin meraih kekuasaan dan berkoalisi dengan parpol yang berpotensi menang. “Yang ketiga, basis nahdliyin. Di Jatim, nahdliyin punya kekuatan 65 persen, nasionalis 30 persen dan 5 persen aliran kepercayaan lain,” ungkapnya.

NU, diakui memang sebuah kekuatan. Ini karena NU lahir dari gerakan politik nahdlatul waton. 60 persen warga nahdliyin jadi kekuatan besar kalau jadi satu.

“Kalau hari ini ada pemaksaan kiai sepuh, untuk mengarahkan pada satu kekuatan parpol atau satu cagub, maka tradisi samikna waatokna dalam berpolitik akan terdegradasi,” tandasnya. (Bng/rur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *