Haruskah Stress di Bulan Ramadhan

Tidak ada komentar 19 views

oleh: M. Zulfi Azwan

Perjalanan manusia sejak lahir yang di ciptakan Allah SWT untuk ke bumi ini adalah sebagai pemimpin (kholifah) sebagaimana firman Allah SWT : ..Waidzqoolarobbuka lilmalaa-ikati inni jaa’ilum’mfilardhi kholifah, qoolu ataj’alu fiihaa mayyufsidufiiha wa yasfikuddimaa a wanahnunusabbih bihamdika wa nuqoddisulaka, qoola innii a’alamu maa la ta’lamuun; artinya Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ‘Aku hendak menjadikan kholifah di muka bumi”. Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memujiMu dan menyucikan namaMu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku memgetahui apa yang tidak kamu ketahui..”

Bahwa kalimat firman Allah SWT di atas betapa mulianya kita sebagai manusia sehingga kadang tanpa sadar selalu tidak bersyukur atas kodratnya. Selain itu dengan gemerlap kehidupan di dunia fana ini tidak dapat dipungkiri sebagai makhluk Allah SWT pasti kita merasakan cobaan, rintangan dan ujian sehingga akhirnya menimbulkan kepanikan alias stress.

Tetapi semua itu pasti dan ijin Allah SWT harus tetap kita hadapi serta perlahan-lahan dengan berbagai cara mengatasinya untuk mencari jalan keluar (solusi). Namun demikian tidaklah segampang apa yang diucapkan, oleh karena itu sebagai insan yang mulia selalu tabah, tawakkal  dan tidak putus asa untuk dapat melakukan perjalanan hidup dan kehidupan ini, supaya tidak stress ada 3 hal antara lain:
1. Zikrullah, karena Allah SWT maha pengasih dan penyayang dan tidak perlu apa yang harus di dzikirkan melainkan ingat akan kebesaran ALLAH SWT, minimal dapat terus bergetar dan berdetak di dalam hati, jiwa ALAH, ALLAH, ALLAH yang diupayakan tiada berhenti.

2. Musik, artinya biar bagaimanapun yang namanya otak perlu ada rileksasi dan berbagai cara menyederhanakan kegiatan yang selalu menggunakan otak dan perlu mendengarkan musik. Sudah pasti musik yang baik dan utama mendengarkan Al-Qur’an walaupun tidak menutup kemungkinan apa yang menjadi kesukaan daripada diri dan jiwa masing-masing diantara kita. Sehingga boleh saja mendengarkan musik pop barat, dangdut, qosidah, campursari dan jazz sekalipun, akan tetapi pada dasarnya lebih mengutamakan musik-musik yang mengandung Al-Qur’an, sholawat dan religi Islami.

3. Shodaqoh, bahwa tidak dapat disangkal karena yang namanya hidup dan kehidupan tidak dapat sendirian, melainkan untuk berkasih-kasih, saling menyayangi dan tolong menolong sebagaimana hadist Rasulullah SAW, “khoirunnas anfa’uhum linnas artinya sebaik-baik manusia adalah berbuat baik kepada manusia yang lain.” Maka shodaqoh adalah obat otak yang tidak kita sangka akan menjadi manfaat buat diri sendiri, keluarga bahkan bagi yang lain terutama yang berhak menerimanya. Namun banyak sebagian orang tidak menyadari hal ini bahkan takut hilang atas rejekinya, dalam kesempatan ini atas syiar yang singkat semoga berarti dan bermanfaat, karena shodaqoh bukan menjadi hilang rejeki melainkan mendapatkan anugerah ilahi yang sangat berarti buat diri dan mati.

Semoga di bulan suci Ramadhan yang penuh barokah, hikmah dan karunia Allah SWT atas yang tersirat di atas dapat bermanfaat buat diri sendiri, keluarga dan semua, ALLAHUAKBAR!

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Haruskah Stress di Bulan Ramadhan"