Hari Pertama Kampanye, Khofifah Sapa Nelayan di Lamongan

SURABAYA (suarakawan.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan, Kamis (15/2) sebagai hari pertama kampanye. Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memanfaatkan hari pertama dengan menyapa nelayan di Lamongan.

Sekertaris tim pemenangan Khofifah-Emil, Renville Antonio membenarkan aktivitas mantan menteri sosial tersebut di TPI Brondong, Lamongan. Dia langsung menyampaikan program andalannya. Diantaranya adalah pengentasan kemiskinan, penurunan pengangguran dan program di bidang pendidikan. “Kalau sudah masuk masa kampanye menjelaskan program Nawa Bhakti Satya beserta breadkwodnnya. Ketika bertemu guru programnya apa, ketika bertemu dengan anak muda kamu juga akan menyampaikan program,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kegiatan blusukan itu sangat penting untuk navigasi program Nawa Bhakti Satya yang sudah dicanangkan untuk adanya proses dialog. Diharapkan ada masukan dari masyarakat, agar program itu bisa diwujudkan dalam kebijakan ketika nanti terpilih menjadi Gubernur Jatim.

Sementara, Khofifah mengungkapkan, kunjungan ke Lamongan tersebut merupakan navigasi program. Dia melihat dan memantau langsung penggunaan cantrang. Menurutnya, TPI Brondong menjadi salah satu tempat strategis sangat signifikan tidak hanya bagi Jatim, tapi juga Indonesia. “Saya perlu tahu berapa gross ton (GT) cantrang yang ada disini. Rupanya cantrang disini 30 GT kebawah. Nah ini kan sebetuknya harus ada klasifikasi. Karena itu pemiliknya para nelayan atau gabungan nelayan,” jelasnya.

Dia melihat masyarakat di Lamongan ada 80 pemilik cantrang. Kalau satu cantrang bisa menggunakan 50 tenaga kerja. Berarti ada 4 ribu perempuan yang bisa dikaryakan disana. “Selain itu, butuh membangun simbiosis mutualisme, dalam kerangka dimana regulasi yang ada menjawab kebutuhan masyarakat dan tanpa merusak biota laut dan lingkungan.

Terpisah, Calon Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak melakukan perpisahan dengan masyarakat Trenggalek. Suami Arumi Bacshin tersebut menemui beberapa tokoh masyarakat dan kiai. Dalam kesempatan itu, dirinya meminta doa restu kepada para ulama.

“Saya ingin tekankan berangkatnya saya ini tentu tidak lengkap tanpa restu dari masyarakat Trenggalek. Berangkatnya saya ini (cawagub) Jatim yang kita cita-citakan, tentunya dapat maksimalkan potensi kabupaten/kota yang ada. salah satunya tentunya Trenggalek sendiri,” kata Emil.(aca/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Hari Pertama Kampanye, Khofifah Sapa Nelayan di Lamongan"