Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Hari Ini, IHSG Diproyeksikan Menguat

17 Mar 2015 // 09:10 // BURSA / SAHAM, EKONOMI

sahamJAKARTA (suarakawan.com) – Hari ini, Selasa (17/03) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak variatif menguat. Sentimen positif dari bursa global mendorong aksi beli investor dan pelaku pasar.

Kemarin IHSG berfluktuasi (sempat minus 11 poin dan plus 24 poin) untuk ditutup plus 9 poin pada level 5.435. Indeks diwarnai dengan pelemahan saham sektor tambang dan penguatan saham sektor aneka industri, keuangan di tengah-tengah penguatan dollar AS terhadap mata uang euro; pelemahan harga minyak mentah, menjelang FOMC Meeting The Fed tanggal 17-18 Maret ini dan pencapaian surplus perdagangan bulan Februari.

Riset Sucorinvest memroyeksikan IHSG hari ini secara teknikal variatif pada kisaran 5.406?5.463 dengan pertimbangan 3 dari 4 indikator teknikal bergerak turun dan penguatan indek kemarin diikuti dengan penurunan volume.

Kemarin indek bursa Eropa ditutup menguat dengan indek bursa Jerman capai rekor tertinggi baru, dipimpin oleh saham eksportir saat investor optimis pelemahan mata uang Euro akan mendongkrak kinerja ekspor.

Sedangkan bursa Wall Street ditutup rebound saat indeks dollar AS melemah dan saat pelaku pasar berspekulasi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni 2015 di tengah-tengah indek manufaktur dan produksi industrial di bawah konsensus.

Pagi ini bursa Asia dibuka menguat mengikuti indeks bursa Wall Street di tengah-tengah spekulasi The Fed tidak akan menaikkan segera suku bunga menyusul melemahnya aktivitas manufaktur di AS itu. (kmc/era)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini