Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Harga Emas Global Merosot

31 May 2017 // 08:42 // EKONOMI, HEADLINE

emas

NEW YORK (suarakawan.com) – Harga kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB (31/10), terlepas dari fakta bahwa dolar AS melemah terhadap euro dan mata uang utama lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun US$ 5,7 atau 0,45 persen, menjadi US$ 1.265,70 per ounce.

Indeks dolar AS turun 0,30 persen menjadi 97,29 pada pukul 17.20 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Penurunan dolar AS terjadi karena poundsterling Inggris dan euro dan berbalik naik atau “rebound” menyusul kerugian baru-baru ini yang didorong ketidakpastian politik di Eropa.

Namun, melemahnya dolar AS gagal mendorong kenaikan emas berjangka pada saat banyak pihak memperkirakan Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga utamanya pada Juni.

Menurut FedWatch CME Group, para pedagang sekarang meramalkan kemungkinan 88,8 persen kenaikan suku bunga AS selama pertemuan Fed pada Juni.

Suku bunga yang lebih tinggi akan mendukung dolar AS dan mengekang permintaan emas, karena logam mulia yang dihargakan dengan dolar AS dan investor asing harus membayar lebih banyak ketika menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 10,4 sen AS atau 0,60 persen menjadi ditutup US4 17,427 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 21,8 atau 2,26 persen, menjadi US$ 941,1 per ounce. (bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini