Harga Avtur Naik, Maskapai Berlomba Naikkan Harga Tiket

SURABAYA – Sejumlah maskapai penerbangan berlomba-lomba menaikan harga tiket  menyusul terus naiknya harga avtur sepanjang tahun ini. Bahkan kenaikan hingga batas atas.

Sejauh ini maskapai yang telah menaikkan harga tiketnya ialah Garuda Indonesia, Indonesia AirAsia, Sriwijaya Air. Garuda Indonesia melakukan penyesuaian tarif sebesar 5% untuk kelas terbawah.  Air Asia pun dalam merespon kenaikan harga avtur, sejak 8 Maret 2011 lalu telah menaikkan harga tiket untuk penerbangan domestik sebesar 5%. Selain menaikkan rute domestik, AirAsia juga menetapkan fuel surcharge untuk rute penerbangan internasional.

Sriwijaya Air mulai Senin (14/3) menaikan harga tiket Rp 30.000, untuk semua penerbangan kelas ekonomi. Semisal harga tiket Balikpapan-Jakarta yang di masa low season biasanya Rp 420.000, naik menjadi Rp 450.000.

Maskapai tersebut mematok tambahan biaya Rp30 ribu untuk rute kurang dari 2 jam penerbangan dan Rp60 ribu untuk penerbangan yang memakan waktu lebih dari 2 jam.

Sejumlah pelaku usaha bidang penerbangan telah menyiapkan langkah untuk menyiasati lonjakan avtur. Salah satunya meningkatkan pelayanan kepada penumpang.

“Persaingan harga tiket menurutnya, ke depan, akan semakin ketat. Oleh karena itu, untuk menjaring penumpang agar tetap loyal, servis akan ditingkatkan. Intinya penumpang mendapat kepuasan,” kata Supervisi Transnusa Holiday Cabang Surabaya, Rendy, dihubungi suarakawan.com, Rabu (16/3) .

Salah satu calon penumpang, Budiono  (30), warga Surabaya hanya bisa pasrah dengan kenaikan harga. Ia hanya berharap pelayanan maskapai ditingkatkan. “Saya harap juga, airport tax tidak ikut-ikutan naik,” ujar karyawan swasta ini. (ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Harga Avtur Naik, Maskapai Berlomba Naikkan Harga Tiket"