Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Haji 2015, Garuda Indonesia Kerahkan 11 Unit Pesawat

26 Aug 2015 // 07:45 // Berita & Suara Haji, EKONOMI, HAJI, HEADLINE

Pesawat-Garuda

JAKARTA (suarakawan.com) – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia kembali diberi kepercayaan oleh pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag untuk menyelenggarakan pengangkutan udara jamaah haji Indonesia pada tahun 2015 ini. Garuda pun mengerahkan 11 unit armada pesawat berbadan lebar.

“Dua unit pesawat sewa dan sembilan unit lainnya merupakan armada pesawat milik Garuda,” kata VP Coorporate Communicatioba Garuda Indonesia, Beny Butarbutar, seperti diberitakan Rabu (26/8).

Dia menjelaskan, sembilan unit armada pesawat Garuda terdiri atas dua unit Boeing 747-400, enam pesawat Airbus A330-300 dan satu pesawat Boeing 777-300 ER.

Dalam penerbangan haji tahun ini, 11 armada pesawat Garuda akan mengangkut sebanyak 83.175 orang jamaah haji yang terbagi atas 210 kelompok terbang (kloter) melalui 9 (sembilan) embarkasi, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok.

Jika pada penerbangan haji tahun 2014 lalu, katanya, hanya penerbangan dari embarkasi Jakarta dan Medan yang melakukan pendaratan di Madinah maka tahun 2015, 50 persen jamaah haji pada gelombang I akan mendarat di Madinah, dan 50 persen jamaah gelombang II mendarat di Jeddah.

“Jamaah yang mendarat di Jeddah akan kembali ke Tanah Air kelak melalui Madinah, dan sebaliknya, para jamaah yang mendarat di Jeddah akam kembali ke Tanah Air melalui Madinah,” tuturnya.

Menurut dia, berkaitan dengan hal tersebut, Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo berharap jajarannya dapat menjaga dan memastikan agar armada pesawat yang dikerahkan untuk angkut jamaah haji dapat disiapkan sebaik-baiknya, mulai dari kesiapan personel di embarkasi dan destinasi tujuan, penyesuaian konpigurasi kursi hingga kebersihan kabin pesawat. (bng1/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini