Gus Ipul Warning Travel Umrah dan Haji Agar Berizin

gus

SURABAYA (suarakawan.com) – Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mewarning travel penyelenggara umrah dan haji makin profesional dan terus meningkatkan layanannya. Lebih paling penting lagi, travelnya harus legal alias punya ijin.

“Nantinya seluruh penyelenggara umrah dan haji harus punya izin,” tegasnya kepada wartawan usai membuka pameran “Rindu Ka’bah” yang digelar biro perjalanan umrah dan haji, di Grand City, Surabaya, Rabu (28/10).

Gus Ipul perlu mengeluarkan warning, karena saat ini ditenggarai ada seratus lebih travel umrah dan haji ilegal di Jatim. Padahal, sesuai data dari Kementrian Agama (Kemenag), travel resmi dan berijin hanya 40 untuk penyelenggara umrah. Sementara haji ada 18.

“Makanya, agar tidak ada lagi laporan orang tertipu serta gagal berangkat umrah dan haji karena travelnya tak berizin. Kita akan koordinasi dengan Kemenag, agar travel ilegal segera ditertibkan,” ujarnya.

Menjamurnya penyelenggara umrah dan haji, lanjutnya, tidak lepas dari meningkatnya jumlah umat Islam di Jatim yang melaksanakan kedua ibadah tersebut. Dari tahun ke tahun, jumlah orang yang umrah meningkat tajam.

Jika dua tahun lalu, jumlah orang yang umrah ke Tanah Suci sebanyak 12-15 ribu orang. Sekarang jumlahnya naik hingga 20 ribu orang. Itu berarti, dalam setahun terdapat sebanyak 240 orang pergi menunaikan ibadah umrah di Jatim. Dari jumlah itu, lebih dari separuhnya berangkat dari Surabaya.

Makin tingginya animo tersebut, salah satunya tak lepas dari lamanya antrian haji yang saat ini berkisar antara 18 sampai 20 tahun. Selain itu, inj juga menunjukkan kesejahteraan masyarakat Jatim makin meningkat. “Padahal, untuk bisa berangkat umrah, harus membayar minimal 1.900 sampai 3.500 dolar Amerika,” ucapnya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunaikan umrah terlihat dari jumlah penerbangan pesawat dari Surabaya ke Arab Saudi. Setiap minggu, selalu ada lima pesawat yang mengangkut jemaah umrah. Setiap penerbangan, biasanya memuat antara 350 – 400 jemaah. “Nah, kalau dikalikan sebulan sudah berapa. Apalagi setahun,” tandasnya. (Bng/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gus Ipul Warning Travel Umrah dan Haji Agar Berizin"