Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Gus Ipul: LDII Peduli Pada UMKM

29 Aug 2015 // 16:35 // EKONOMI, UMKM
Gus Ipul saat memberikan sambutan di acara (Muswil) III LDII Jatim

Gus Ipul saat memberikan sambutan di acara (Muswil) III LDII Jatim

SURABAYA (suarakawan.com) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jatim memiliki kepedulian tinggi terhadap Usaha Mikro Kelompok Menengah (UMKM) dengan memberikan panggung atau tempat untuk mengembangkan usahanya.

“Ini yang patut kita beri apresiasi,” kata Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kepada wartawan usai membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) III Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jatim di Surabaya, Sabtu (29/8).

Menurutnya, LDII memiliki kepedulian terhadap kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2016. Selain menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga memberikan panggung kepada Usaha Mikro Kelompok Menengah (UMKM).

“Ada dua hal yang perlu dipersiapkan untuk SDM itu, yaitu akhlak dan ilmu ketrampilannya. Inilah yang menjadi konsen LDII yang perlu diapresiasi,” ujarnya.

Kalau ini dilakukan bersamaan, memberikan panggung kepada UMKM dan mempersiapkan SDM, Gus Ipul yakin bisa ngalap berkah bonus demokrasi itu. Sebaliknya tidak dipersiapkan maka bonus demokrasi itu akan menjadi musibah.

“Maka itu, kita perlu menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan LDII ini. Kalau Jatim sendiri siap dan harus dipersiapkan MEA. Kalau siapnya dari sisi peraturan. Tapi ke depannya, tetap perlu dipersiapkan,” jelasnya.

UMKM, tambahnya, memang perlu banyak pangung untuk mengangkat mereka. Sebab, UMKM ini andalan jatim. Mereka kecil-kecil tapi banyak dan menciptakan lapangan kerja luar biasa.

“Di Jatim, ada 6 juta UMKM. Kalau menyerap dua pekerja saja, sudah terserap 12 juta lebih pekerja.?Soal dagang ini memang jadi masalah komprehensif,” paparnya. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini