Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Gus Ipul: Industrialisasi Sepakbola Diawali Kompetisi Liga 3 Jatim

03 May 2017 // 16:38 // HEADLINE, OLAHRAGA, SEPAK BOLA

20170503_145348

PASURUAN (suarakawan.com) – Wakil Gubernur Jatim Saifulah Yusuf menilai industrialisasi sepakbola sudah bisa dilakukan di Jatim. Ini ditunjukkan dengan kehadiran sponsor dalam penyelenggaraan kompetisi Liga 3 PSSI Jatim 2017.

“Ini baru kali pertama kompetisi Liga 3 Jatim ada sponsornya. Industri sepakbolla sudah di Jatim diawali dari sini,” katanya kepada wartawan usai membuka kompetisi Liga 3 Jatim di Stadion Pogar, Pasuruan, Rabu (3/5).

Menurutnya, ada lima syarat yang harus dipenuhi jika ingin menjadikan industri sepakbola. Yaitu, klub dikelola profesional dan memiliki pemain profesional pula.

“Kita bangga di Jatim memiliki banyak klub dan tersebesar di beberapa daerah. Beda dengan daerah lain, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat yang hanya punya satu klub saja,” ujarnya.

Syarat kedua, adalah mempunyai suporter militan. “Klub-klub di Jatim punya suporter militan. Suporter yang setia mendukung timnya bertanding. Kalau suporter tidak tukaran (berkelahi) maka akan banyak penonton dalam pertandingan,” ungkapnya.

Ketiga, lanjutnya, ada pertandingan yang berkelanjutan. Dalam hal ini, Jatim sudah membuktikan banyak pertandingan yang digelar. Salah satunya kompetisi Liga Jatim 3 yang hari ini baru dimulai.

“Kita bersyukur di Jatim ada banyak pertandingan yang digelar. Tadi, pak Riyadh (Ahmad Riyadh, ketua umum Asprov PSSI Jatim) sudah menjelaskan di Jatim memiliki 600 pertandingan,” jelasnya.

Syarat keempat, menurut pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini, yaitu sponsor. Kehadiran sponsor ini sangat membantu dalam meringankan beban yang harus ditanggung oleh klub. “Dengan bantuan sponsor, klub tidak perlu susah payah membayar gaji pemain,” tandasnya.

Yang kelima, dukungan dari pemerintah. “Disini sudah jelas pemerintahnya mendukung kegiatan sepakbola. Termasuk, Pemkab Pasuruan yang mendukung penuh klubnya, Persekabpas,” ucapnya.

Jadi, tegas Gus Ipul, semua potensi ada di Jatim. Tinggal bagaimana mensinergikan kelima unsur itu untuk membangun sepakbola yang lebih maju.

“Ini jadi modal besar. Kalau mau maju, syaratnya cuma satu jangan gegeran,” katanya.

Kompetisi Liga 3 Jatim secara resmi diputar Rabu (3/5), dengan diawali pertandingan di grup B yang mempertemukan tuan rumah antara Persekabpas melawan Persikapro Probolinggo. Selain kedua tim, grup B ini dihuni PSPK Pasuruan, Bola Mitra Utama, Mitra Surabaya.

“Kabupaten Pasuruan menjadi tempat pembukaan, karena punya legenda. Setiap tahun, ada 600 pertandingan yang digelar di Jatim. Kami ingin Jatim menjadi barometer sepakbola nasional dan bermartabat,” tambah Riyadh. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini