Guru Meninggal Dalam Unas

Tidak ada komentar 7 views

Jenazah saat dalam ambulan

SURABAYA-Pelaksanaan ujian nasional tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan pada tanggal 10-12 Mei 2011, meninggalkan kisah pilu bagi SDN Simo Mulyo III, di jalan Simo Tambahan Sekolahan, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya.

Kisah pilu ini terjadi setelah salah satu pengawas ujian nasional yang bernama Abdul Mujib (44), yang kesehariannya mengajar di SD Raden Rahmat, jalan Tambak Lumpang, Sukomanunggal, Kota Surabaya, meninggal dunia saat mengawasi peserta didik yang melaksanakan ujian nasional di SDN Simo Mulyo III.

“Sekitar pukul 9 tadi, Pak Mujib sudah mengeluh sakit pada bagian dadanya, dan sama Bu Sapto ( guru SDN Simo Mulyo III), diberikan pertolongan dengan memberinya balsam dan dikerokin,” kata Sri Windrati, Kepala Sekolah SDN Simo Mulyo III, saat di lokasi kejadian, siang tadi (10/05).

Sebelum mengawasi ujian nasional, lanjut Sri, korban sempat bercanda dengan rekan-rekan guru pengawas ujian nasional di SDN Simo Mulyo III, dan korban memasuki ruangan tempat dia mengawasi peserta ujian yakni di ruang 22 bersama dengan Tatas, salah satu rekannya.

“Pukul 10 saya menerima telepon dari Bu sapto, kalau Pak Mujib mengalami pingsan, dan saat saya sampai disini, setelah mengantar LJK ke Sub Rayon, guru-guru sudah pada menangis dan saya mengetahui kalau Pak Mujib sudah meninggal dunia,” imbuh Kepala Sekolah yang memakai jilbab ini.

Sementara itu, Kompol M Baderi, Kapolsek Sukomanunggal, berdasarkan keterangan dari dr Budiharjo, Dokter Praktek di Kawasan Simo Mulyo, korban mengalami serangan jantung, akibat terlalu lelah dalam beraktifitas.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan apapun di tubuh korban, murni serangan jantung,” tegas Kompol M Baderi, kepada wartawan siang tadi (10/05).

Saat ini jenazah korban dibawah ke Kamar Mayat RSUD dr Soetomo, guna dilakukan otopsi.(jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Guru Meninggal Dalam Unas"