Guna Menekan Naiknya Harga Sembako Pemprov Akan Bantu Transportasi

Gubernur Jatim, Soekarwo

SURABAYA (suarakawan.com) – Menjelang bulan suci Ramadhan yang masuk pada bulan awal Agustus diperkirakan harga sembako bakal melambung tinggi di pasar Tradisonal, untuk mengantisipasi tersebut Pemprov Jatim akan membantu untuk melakukan bantuan transportasi untuk pendistribusian sembako dari produsen ke pasar langsung secara gratis kepada penjual.

Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Jatim, H. Soekarwo saat ditemui di kantor negara grahadi, Jumat sore (08/07).

Dikatakannya, Ramadhan masih tiga minggu lagi, berbagai sembako kini memang telah mengalami kenaikan harga. Dengan membantu distribusi sembako, maka diharapkan bisa membuat harga bisa lebih murah.

Artinya, selama ini bahan pokok dari produsen dikirim melakui grosir, agen, baru ke pasar. Dalam hal ini, ia membuat kebijakan untuk memotong proses distribusi yang panjang itu dari produsen atau grosir langsung ke pasar.

“Jika distribusi dari grosir bisa langsung ke pasar, maka harga bisa lebih murah, karena ongkos distribusinya akan kami tanggung,” tuturnya.

Untuk merealisasikannya, pihaknya kini telah mengkoordinasikannya dengan Disperindag Jatim. “Saya sudah bilang ke Pak Budi Setiawan (Kepala Disperindag Jatim) untuk mengumpulkan seluruh produsen dan grosir besar sembako untuk diajak kerjasama distribusi langsung ke pasar,” katanya.

Selain itu, Pemprov juga memiliki opsi lain guna membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh sembako dengan mengadakan kampung ramadhan yang menjualkan produk sembako murah selama 20-22 hari.

Seperti diberitakan sebelum, harga -harga kebutuhan pokok merangkak naik rata-rata hingga Rp 1000, hal ini terjadi di setiap pasar Kota surabaya.(aca/nas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *