Gojek Siap Ikuti Aturan Pemerintah Terkait Batas Tarif Taksi Online

gojek

JAKARTA (suarakawan.com) – Perusahaan teknologi GO-JEKmemastikan pihaknya akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah terkait tarif batas bawah dan atas bagi operator jasa angkutan taksi daring.

Arno Tse, Senior Vice President Operasional GO-JEK menjelaskan, komunikasi antara manajemen dan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terjalin dengan baik sehingga tidak ada alasan bagi Gojek untuk tidak mengikuti aturan pemerintah.

“Jadi kami selalu berkoordinasi, jadi pembuatan keputusan dan kebijakan selalu dilibatkan,” ungkap Arno.

Seperti diketahui, pemerintah baru saja menetapkan tarif bawah untuk taksi daring di wilayah I sebesar Rp3.500 per kilometer (km), sedangkan batas atas Rp6000 per km. Untuk tarif bawah wilayah II ditetapkan sebesar Rp3.700 dan batas atas Rp6.500 per km.

Wilayah I meliputi Sumatera, Jawa, dan Bali, sementara wilayah II terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Terkait sosialisasi kepada pengemudi, Arno mengatakan, manajemen menganggap tidak perlu melakukan sosialisasi karena pengemudi dianggap sudah menerima informasi yang beredar dari media.

“Mereka sangat well inform, selain itu juga ada driver blog. Di sana kami memberikan arahan, imbauan, dan lain-lain,” ucap Arno.

Pemberlakuan aturan tarif batas atas dan bawah resmi dimulai hari ini, 1 Juli 2017, setelah dilakukan masa transisi selama tiga bulan sejak bulan April lalu. (cnn/rur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *