Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Geram Tidak Hadir, Komisi E DPRD Jatim Akan Panggil Paksa PT Smelting

09 Jun 2017 // 18:14 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

IMG-20170609-WA0007

SURABAYA (suarakawan.com) – Komisi E DPRD Jatim geram dengan pihak PT Smelting yang tidak datang dirapat hearing ke dua kalinya yang diselenggarakan pada Jumat (2/6) dan jumat (5/6). Dimana pemanggilan PT Smelting ini terkait dengan adanya PHK sekitar 300 karyawan.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Suli Daim ditemui di DPRD Jatim, Jumat (8/6) mengatakan tidak datangnya PT Smelting ke komisi E karena masalah ini sudah masuk di ranah hukum perindustrian, sehingga mereka merasa tidak perlu datang di komisi E.

“Seharusnya PT Smelting tidak perlu bersikap seperti itu, pasalnya lembaga DPRD ini lembaga resmi dan politik. Maka PT Smelting harus memenuhi undangan dari DPRD bukan membalas dengan surat,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihak komisi E akan memanggil PT Smelting untuk yang ketiga kali pada 15 juni mendatang dengan pihak Disnaker Kabupaten Gresik.

“Apabila tidak datang yang ketiga kali, kami akan melalukan cara lain sesuai Tatib dari DPRD Jatim pasal 16 ayat 2 yaitu pemanggilan pemaksaan terhadap PT Smelting,” tegas Suli Daim, politisi asal fraksi PAN Jatim ini.

Seperti diketahui Karyawan 300 yang dipecat oleh PT Smelting mengadu ke DPRD Jatim ke komisi E. Mereka meminta agar PT Smelting bertanggungjawab atas pemecatan tersebut, dan minta agar PT Smelting memberikan penjelasan kenapa terjadi pemecatan tersebut. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini