Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Gempa 7,3 SR Guncang Perbatasan Irak-Iran, Puluhan Orang Tewas

13 Nov 2017 // 09:14 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

gempa bumi

HALABJA (suarakawan.com) – Gempa berkekuatan 7,3 skala richter mengguncang wilayah perbatasan Irak-Iran pada Minggu tengah malam, 12 November 2017. Sekitar 61 orang dilaporkan tewas dan 300 lainnya luka-luka.

Dilansir ArabNews, Senin, 13 November 2017, gempa mengguncang Kota Halabja, Khanaqin, Darbandikhan, 75 km sebelah timur Provinsi Sulaimaniyah, Irak.

Jaringan Berita Republik Islam Iran mengutip Kepala Layanan Medis Darurat Iran, Pirhossein Koulivand, mengatakan setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 lainnya terluka di sisi perbatasan Iran.

TV pemerintah Iran juga mengatakan bahwa pejabat Irak melaporkan setidaknya enam orang tewas di Irak. Kemudian 50 orang dilaporkan terluka di provinsi Sulaimaniyah dan kota Khanaquin.

Menteri Kesehatan Kurdi Rekrem Hama Rasheed dilansir Reuters, mengatakan di sisi Irak, kerusakan paling luas terjadi di kota Darbandikhan. Lebih dari 30 orang terluka di kota tersebut.

“Situasinya sangat kritis,” kata Rasheed kepada Reuters.

Rumah sakit utama di distrik itu rusak parah dan listrik terputus. Sehingga warga yang terluka dibawa ke Sulaimaniyah untuk perawatan.

Berdasarkan survei Geologi AS, pusat gempat berpusat 19 mil atau sekitar 31 kilometer di luar kota Halabja, Irak timur.(viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini