Gelar Perkara Kecelakaan Tucuxi Tentukan Tersangka

 SURABAYA (suarakawan.com) – Proses penyelidikan kecelakaan mobil listrik Tucuxi yang menimpa Menteri BUMN Dahlan Iskan di Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu lalu, (05/01) akan masuk pada tahap gelar perkara.

Hal ini disampaikan oleh Kasubid Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Ade Safri Simanjuntak.

Menurutnya setelah tim penyelidik yang terdiri dari penyidik Unit Laka Polres Magetan, Puslabfor Polri dan tim teknis Dishub Provinsi Jatim melakukan penyidikan,maka tahapan selanjutnya akan dilakukan gelar perkara.

“Rencana gelar perkara akan kita laksanakan Rabu besok di Mapolda Jatim. Untuk mensinkronkan semua temuan hasil sidik, hasil olah TKP dan hasil penyelidikan Tim Laka Terpadu,” ujar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Selasa (08/01).

Alumni Akpol’96 ini menambahkan, dalam gelar perkara juga akan menghasilkan beberapa hal diantaranya adalah penetapan tersangka dalam peristiwa kecelakaan ini.

Saat ditanyakan kemungkinan Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka, menurutnya pihak penyidik tidak akan berandai-andai. Namun semua tergantung data dan fakta yang ditemukan.

“Untuk masalah ini lebih tepatnya bisa di tanyakan kepada Kapolres Magetan, karena beliau adalah atasan penyidik,” ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kapolres Magetan AKBP Agus Santosa yang mengatakan proses hukum selanjutnya, termasuk penetapan tersangka dalam kecelakaan tersebut akan ditentukan setelah gelar perkara yang akan dilaksanakan di Mapolda Jawa Timur.

Menurutnya, dalam gelar perkara tersebut, nantinya hasil olah TKP Kepolisian Resor (Polres) Magetan akan di sinkronkan dengan hasil investigasi tim gabungan dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri Cabang Surabaya, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Jatim.

Sementara itu berdasarkan informasi yang digali suarakawan.com, menyebutkan bahwa dalam kecelakaan ini kesimpulan sementara tim menemukan adanya kelalaian pada pengemudi kendaraan Tucuxi.

Dalam peristiwa ini, kemungkinan tersangka terjerat pasal dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Di antaranya Pasal 310 ayat 1, pasal 280, dan pasal 64 ayat 1.

Dimana, Pasal 310 ayat 1 terkait kelalaian yang menyebabkan kecelakaan dengan ancaman pidana penjara maksimal enam bulan dan/atau denda maksimal Rp1 juta.

Pasal 280 dan pasal 64 ayat 1 terkait pelanggaran aturan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dengan ancaman penjara maksimal dua bulan atau denda maksimal Rp500 ribu.

Sedangkan fakta lainnya adalah Nopol DI 19 yang dipasang pada Tucuxi ternyata Nopol palsu alias pelat nomor itu tidak terdaftar di Samsat maupun kepolisian.

Seperti di beritakan sebelumnya, mobil listrik, Tucuxi, milik Dahlan Iskan yang sedang menjalani tes tempuh jalan jarak jauh dari Jakarta menuju Surabaya mengalami kecelakaan di Plaosan, Magetan, Sabtu (05/01) akibat rem blong. Mobil warna merah ala Ferari itu menabrak tebing dan tiang listrik untuk menghindari kecelakaan yang lebih berbahaya akibat rem blong.(Wis/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gelar Perkara Kecelakaan Tucuxi Tentukan Tersangka"