Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Gedung DPR Terbakar, Begini Kesaksian Wakil Ketua DPR

14 Nov 2017 // 14:29 // HEADLINE, NASIONAL, PERISTIWA

dpr

JAKARTA (suarakawan.com) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto menuturkan dirinya langsung keluar dari ruangannya untuk menyelamatkan diri setelah mendengar dua kali bunyi alarm kebakaran pada Selasa, 14 November 2017. Ia pun turun ke lantai bawah.

“Asapnya udah banyak, makanya saya turun,” ujar Agus kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 14 November 2017.

Sekitar pukul 10.50 WIB, ruang AC di lantai dua gedung Nusantara III, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, terbakar. Lokasi kebakaran itu berdekatan dengan ruang pimpinan DPR, terjadi kebakaran.

Agus menuturkan, saat mendengar bunyi alarm kebakaran yang pertama, ia sempat bertanya kepada stafnya. Tetapi, saat itu, stafnya menjawab itu bunyi percobaan. Ketika itu kepulan asap belum memenuhi ruangannya.

“Pertama kali ada bunyi, saya tanya, ‘Itu ada alarm, kenapa?’,” kata Agus mengulang pertanyaanya kepada stafnya. “Itu cuma ngetes doang,” ucap Agus menirukan jawaban anak buahnya.

Saat alarm kebakaran berbunyi untuk kali kedua, kata dia, barulah teknisi mengatakan benar-benar terjadi kebakaran. Ia pun bergegas menyelamatkan diri. Ketika itu, hanya Agus satu-satunya pimpinan DPR yang ada di kantor.

Kebakaran yang terjadi di lantai dua gedung DPR sempat membuat panik orang-orang yang tengah berada di sana. Mereka berhamburan keluar menyelamatkan diri. Satu unit mobil pemadam kebakaran yang biasa di siagakan di Kompleks Parlemen pun dikerahkan untuk membantu memadamkan api.

Agus mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Ia memastikan bahwa kondisi gedung sudah ditangani oleh petugas. “Yang tinggal cuma asapnya,” katanya.

Kebakaran yang terjadi di ruang AC disebabkan oleh korsleting listrik di dalam kotak AHUR yang ada di ruangan tersebut. Agus sudah mengkonfirmasikan bahwa tidak ada dokumen-dokumen penting yang terbakar, karena itu adalah ruangan teknisi.

Kebakaran yang terjadi di ruang AC lantai dua gedung DPR itu tidak sampai meluas ke ruangan lain, berkat penanganan yang cepat oleh petugas.

“Namun harus kita tunggu di sini sampai pihak keamanan menyatakan ini steril dan bisa ditempati kembali,” tutur Agus. Ia pun mengatakan akan tetap berada di gedung DPR untuk memastikan kondisinya benar-benar sudah aman.(tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini