Gayus Divonis 6 Tahun dan Denda Rp1 Miliar

Tidak ada komentar 6 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis pidana selama enam tahun penjara terhadap terdakwa Halomoan Partahanan Tambunan. Selain itu mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak juga diharuskan membayar pidana

denda sebesar Rp 1 milyar subsider 4 bulan penjara. Gayus terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

“Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim Suhartoyo saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, (28/02)

Menurut Ketua Majelis Hakim suhartoyo, hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa membuat masyaraat tidak percaya untuk membayar pajak. Tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi

“Hal yang meringankan terdakwa mempunyai tanggunan keluarga dan selalu sopan di pengadilan,” terang Suhartoyo.

Sekadar diketahui, Pembacaan amar Putusan terhadap Gayus semestinya dibacakan dalam sidang pekan lalu. Namun karena Ketua Majelis Hakim Suhartoyo sedang sakit maka sidang ditunda menjadi hari ini.

Sebelumnya, Gayus Tambunan dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Jakarta Pusat. Gayus menurut JPU dianggap terbukti bersalah melanggar empat dakwaan sekaligus yaitu, dakwaan kesatu primer pasal 12 huruf b ayat 1 dan 2 UU Pemberantasan Korupsi nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001. Dakwaan kedua primer, pasal 12 huruf b ayat 1 dan 2. Dakwaan ketiga yaitu pasal 3 ayat 1 (a) tentang UU Tindak Pidana Pencucian Uang dan dakwaan ke-empat primer yaitu pasal 5 ayat 1 UU Pemberantasan Korupsi.(mad/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gayus Divonis 6 Tahun dan Denda Rp1 Miliar"