Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Gas 3 Kg Langka di Pasaran, Ini yang Dilakukan Pertamina

06 Dec 2017 // 13:39 // EKONOMI, HEADLINE

pertamina1

JAKARTA (suarakawan.com) – PT Pertamina (Persero) melakukan penambahan pasokan liquefied petroleum gas (LPG) atau gas 3 kg ke sejumlah wilayah Marketing Operation III yang meliputi Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Hal tersebut menyusul kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi di sejumlah daerah di DKI Jakarta, Banten, dan beberapa daerah di Jawa Barat.

Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat, Dian Hapsari Firasati mengatakan, penambahan pasokan yang digelontorkan bervariasi untuk masing-masing wilayah, bahkan ada yang mencapai 60 persen dibandingkan penyaluran normal.

Hal tersebut dilakukan dengan melakukan penambahan pasokan ke agen atau pangkalan resmi dan operasi pasar.

“Pertamina sudah melakukan operasi pasar sejak Senin (4/12) dan rencananya akan berlanjut sampai Kamis . Beberapa wilayah yang sudah menerima operasi pasar adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Depok pada tanggal 4 dan 5 Desember 2017,” kata Dian.

Untuk wilayah Kota Bogor, operasi pasar digelar di 25 titik dengan menyalurkan sekitar 42 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal. Demikian juga untuk wilayah Depok, dimana operasi pasar menyalurkan sekitar 24 persen lebih banyak dibandingkan penyaluran normal.

“Kami juga menggelar operasi pasar, supaya pasokan tetap terjaga,” ucap Dian.

Menurut Dian, operasi pasar bertujuan untuk menambah pasokan di masyarakat dan untuk menstabilkan harga. Pada operasi pasar ini LPG 3 kg dijual sesuai dengan harga eceran resmi di masing-masing daerah.

Penambahan pasokan juga dilaksanakan di beberapa lokasi lainnya seperti wilayah Priangan Timur yang mencakup Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran hingga 60 persen dibandingkan kondisi normal.

Kemudian di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hingga 46 persen dibandingkan penyaluran normal. Sementara Bandung, Cimahi, Sumedang dan sekitarnya juga mendapat penambahan pasokan hingga 50 persen.(kc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini