Ganja, Salah Satu Sumber Devisa Negara

Tidak ada komentar 53 views

Oleh Dewi’ (Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)

Pelegalan ganja bukanlah hal yang buruk bagi negara dan rakyatnya.

Ganja, seringkali identik dengan kata “haram, teler, kecanduan, atau sakau”Pro dan kontra tentang legalisasi ganja di indonesia pun sempat marak terjadi.
Ganja yang selama ini hanya dipandang sebagai narkoba golongan satu ternyata memiliki banyak sisi positif. Dalam ganja, mulai dari akar, pohon,dahan, ranting hingga daun memiliki sisi positif masing-masing. Ganja  dapat diolah menjadi tas, souvenir, obat, hingga aneka fungsi lainnya. Ganja bisa dibuat menjadi bumbu masak. Bahkan, Minyak gaanja dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti minyak bumi.
Berdasarkan riset INIDA, akar ganja yang menembus tanah sangat dalam, bisa menahan longsor. Tanaman ganja pun bisa menolak hama. Biji ganja yang sudah dihaluskan bisa melunakkan daging.
Dalam medis, Ganja mengandung zat Tetrahydrocannabinol (THC) yang mana zat tersebut dapat menghilangkan rasa sakit pada penderita Glukoma,meringankan rasa sakit pada penderita HIV. THC juga dapat menambahkan nafsu makan bagi penderita anorexia, dan melawan efek samping kemoterapi pada penderita kanker.
Ganja tidak seperti Morfin yang dapat mengakibatkan kecanduan.
Jadi, apa salahnya kalau pun ganja benar-benar di legalkan. Toh, negara-negara maju yang sudah melegalkan ganja memiliki devisa negara yang besar.
Dengan opini saya ini, saya berharap pemerintah Indonesia ataupun rakyat Indonesia tidak hanya memandang ganja sebagai sesuatu yang merugikan, karena apa yang telah diciptakan oleh tuhan, selalu memiliki sisi yang positif.

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ganja, Salah Satu Sumber Devisa Negara"