Gaji Kurang, Pegawai Percetakan Nyambi Ngecer

SURABAYA (suarakawan.com) – Pulang bekerja dan bermaksud pulang, Sunarwo (60), warga Jl. Kedondong Kidul I, motornya dihadang anggota reskrim Polsek Mulyorejo. Pasalnya, bapak lima anak dan dua cucu ini ketika digeledah di sakunya ditemukan barang bukti (BB) sebuah HP berisi SMS togel.

Tak ayal, tersangkapun tak bisa mengelak lagi dan selanjutnya digelandang ke Mapolsek guna pengembangan lebih lanjut. “Tersangka kami tangkap di depan SPBU Jl. Ploso Baru,” ungkap Kompol Haryono, Kapolsek Mulyorejo, Minggu (26/2) kemarin.

Informasinya, Sunarwo sehari-hari bekerja di kantor percetakan Danakarya beralamat di Jl. Ploso Baru. Namun gajinya yang hanya Rp 168 ribu perminggu, tidak mencukupi dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Suatu ketika, dia ditawari seorang pengepul togel bernama Nursiah, tetangganya yang kini masih dalam pengejaran petugas alias (DPO). Iapun tertarik bila dihitung, komisinya 15 persen sekali bukaan, lumayan buat tambahan penghasilan.

Tidak terasa kakek yang rambutnya dipenuhi uban itu, sudah 5 bulan lamanya melakoni bisnis togel dengan omset Rp 500 ribu untuk sekali bukaan. “Mayoritas pelangganya adalah teman kerja saya di percetakan,” jelasnya.

Dan kabar ini hingga ke telinga aparat reskrim Polsek Mulyorejo. Berbekal informasi dari masyarakat, petugas lalu menyelidikinya dengan memantau perbuatannya di kantornya. Begitu terbukti, petugas selanjutnya menyanggongnya di jalan yang kerap dilalui tersangka. Begitu tersangka pulang langsung ditangkap beserta BB.

“Saya hanya dititipi nomor togel oleh teman-teman, bila dapat saya mendapatkan komisi antara Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu bila dapat,” bebernya. (sk/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gaji Kurang, Pegawai Percetakan Nyambi Ngecer"