FPKS Rekomendasikan Garap Sektor Pertanian

Tidak ada komentar 5 views

SURABAYA-Fraksi PKS menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tahun 2010 yang mencapai 6,67% adalah angka semu. Karena dibalik angka pertumbuhan yang menggembirakan tersebut, angka inflasi di Jawa Timur melambung jauh lebih tinggi (7, 10), indeks disparitas juga masih sangat tinggi, kemiskinan pedesaan masih parah, serta sektor penyumbang pertumbuhan masih didominasi oleh peran swasta.

Dengan inflasi mencapai 7,10 menjadikan daya beli masyarakat semakin melemah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Jatim belum memberi kontribusi positif terhadap daya beli masyarakat, dan secara kualitatif tidak berefek domino terhadap perbaikan indikator-indikator yang lain.

“Kita juga harus berani mengaitkan pertumbuhan ekonomi ini dengan indeks disparitas kita yang capaiannya masih belum baik. Sehingga akan lahir kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Capaian Indeks disparitas kita masih di angka 115,14. Artinya provinsi Jawa Timur masih merupakan provinsi dengan ketimpangan tertinggi di antara provinsi-provinsi di pulau Jawa. Dalam hal ini kita kalah jauh dengan Jawa Barat dan Jawa Tengah,” papar juru bicara FPKS Jatim Irwan Setiawan.

Fraksi PKS, lanjut Irwan juga mengkritisi sikap SKPD yang hanya berani melaporkan output berupa pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran, tidak ada yang berani melaporkan outcome, benefit maupun impact-nya.  Dengan demikian kita akan kesulitan menarik benang merah antara kinerja pemerintah provinsi dengan indikator makro yang diwakili oleh lima indikator utama.

Lebih lanjut, Irwan menyatakan bahwa Pemerintah provinsi harus fokus mengurus sektor pertanian secara sungguh-sungguh karena sektor ini dihuni sebagian besar tenaga kerja, di samping realitas kemiskinan di Jatim 64,32% berada di pedesaan.

“Sungguh tidak layak sektor pertanian di Jatim tumbuh dengan angka yang sangat minimal. Memberikan perhatian serius pada sector ini, akan berpengaruh pada pengurangan indeks disparitas, pengurangan kemiskinan serta pengurangan pengangguran sekaligus,”tegas alumnus Unair ini.(nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "FPKS Rekomendasikan Garap Sektor Pertanian"