Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

FPKS Dorong Pemprov Jatim Awasi Harga Bahan Pokok Agar Tetap Stabil

05 Jun 2017 // 19:36 // EKONOMI, HEADLINE

daging

SURABAYA (suarakawan.com) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Timur mendorong dan meminta kepada pemerintah Provinsi Jatim untuk mengawasi ketat harga bahan pokok dipasaran tetap stabil hingga lebaran nanti.

“Sebagai leading sektor yaitu Disperindag agar menjaga stabilitas harga yang saat ini sedang stabil, sehingga saat lebaran nanti tidak terjadi gejolak terkait harga bahan pokok tersebut,” tegas Ketua Fraksi PKS Jatim, Yusuf Rohana di ruang Fraksi PKS Jatim, Senin (5/6).

Bahkan untuk membuktikan harga dipasaran tetap stabil, pihaknya bersama anggota Fraksi PKS lainnya langsung turun ke lapangan. Seperti harga telur dipasaran Rp.15 ribu, begitu juga harga bawang merah juga stabil, begitu juga harga beras juga stabil. “Kami harap harga ini tetap stabil hingga lebaran selesai nanti, sehingga masyarakat tidak dipusingkan lagi dengan kenaikan harga bahan pokok saat lebaran,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta pemerintah menempatkan informasi melalui TV LED atau papan pengumuman di tempat yang strategis, bahkan kalau perlu harga juga diumumkan di media dengan tulisan besar sehingga masyarakat mudah membacanya.

Sementara itu Sekertaris Fraksi PKS Jatim, Irwan Setiawan berharap pemerintah tetap mengawasi secara ketat terhadap distributor karena pemicu kestabilan harga itu berangkat dari distributor. “Kami harap pemprov juga mengawasi proses distributornya, sehingga harga yang tetap stabil ini tidak terjadi kenaikan atau inflansi harga bahan pokok menjelang lebaran,” ujar irwan yang juga anggota komisi C ini. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini