FPI Main Hakim Sendiri di Bekasi, Begini Reaksi Mabes Polri

JAKARTA (suarakawan.com) – Mabes Polri angkat bicara soal langkah Polrestro Bekasi Kota menetapkan seorang oknum Ormas Front Pembela Islam (FPI) sebagai tersangka. BG ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap polisi melakukan pencarian paksa dan perusakan di Toko Obat Akbar di Jalan Raya Jatibening II, RT 06/02, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede.

”Memang tidak semua (dugaan pidana) polisi harus tahu kan. Kita juga perlu informasi dari masyarakat dan kalau masyarakat tahu lapor saja ke polisi. Kalau polisi sudah dilapori kemudian tidak melakukan tindakan nah itu polisinya salah. Yang begini laporkan saja ke Propam,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Selasa (2/1),

Namun kalau masyarakat yang tahu ada dugaan pidana tapi memilih tidak melapor dan lalu mengambil tindakan sendiri maka itu tidak boleh dan melanggar hak asasi orang lain, tegasnya.

Setyo menambahkan kelompok masyarakat manapun tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan upaya paksa. Yang berhak melakukan upaya paksa dan dilindungi oleh undang-undang adalah aparat penegak hukum dan dalam hal ini adalah Polri.

”Tapi (di Bekasi) itu masyarakatnya melakukan penyelidikan, dia nungguin, dan kemudian ditangkap, itu nggak boleh. Media harus tahu bahwa yang mempunyai kewenangan untuk melakukan penindakan itu hanya aparat penegak hukum,” tegasnya.

”Banyak LSM yang mengatakan pengawaslah, inilah dan mereka melakukan itu, melakukan penindakan. Maka ya ditangkap oleh polisi. Jika dia melakukan pengancaman, ditangkap juga.”

Dalam kasus di Bekasi itu BG dan kawan-kawannya diduga turun tangan setelah mengetahui jika toko obat tersebut menjual obat kedaluwarsa dan obat daftar keras daftar G yang seharusnya dijual dengan resep dokter. Tindakan inilah yang tidak dibenarkan oleh polisi.

Di sisi lain polisi kemudian juga menjerat penjaga toko obat Akbar berisinial LW dan dan pemilik toko berinisial MA sebagai tersangka karena menjual obat keras tanpa resep dokter dan didapati obat kedaluwarsa.(bs/rur)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "FPI Main Hakim Sendiri di Bekasi, Begini Reaksi Mabes Polri"