Teror Bom Agenda Setting Pengalihan Isue

Tidak ada komentar 39 views

SURABAYA – Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur, Habib Haidar Al Hamid menilai teror bom di Jakarta hanyalah pengalihan isu semata. Bahkan, pelaku teror bom itu orang yang sama dengan serangkaian kerusuhan yang ada di negeri ini.

“Tunggu saja, sebentar lagi pasti ada kejadian lagi. Teror bom itu hanya pengalihan isu saja dan pelakunya pasti sama dengan kerusuhan-kerusuhan selama ini,” katanya, Kamis (17/3).

Ia menjelaskan, rentetan kerusuhan seperti tragedi Cikesik, Temanggung kemudian teror bom di Jakarta yang sempat meledak di Kantor KBR 68H dan rumah Ahmad Dhani jakarta itu, hanya untuk menutup isu-isu central lainya.

Sebagaimana diketahui, kata Habib, setiap kali kasus century akan dibongkar pasti ada kejadian-kejadian itu. Termasuk pengalihan isu publik atas pengambilan hak angket mafia pajak. Sedangkan, meledaknya teror bom di Jakarta hanyalah untuk megalihkan isu pemerintah yang sedang disorot oleh media asing terkait penyalahgunaan kekuasaan.

Jika sudah demikian, jangan harap pemerintah akan mengusut tuntas kasus-kasus tersebut. “Bagaimanapun juga pengalihan isu ini untuk mengamankan kekuasaan saja,” ujarnya.

Demikian ini adalah cara-cara klasik. Lebih jauh ia menjelaskan, selama ini yang berkembang adalah isu peseteruan kelompok Islam Radikal. Rentetan kerusuhan mulai di Cikesik, Temanggung bahkan Pasuruan selalu saja ada adu domba antara Islam Radikal dengan aliran Islam lainnya. Menurutnya, hal itu sangatlah wajar. Sebab, isu ini sangat mudah untuk ditunggangi. Namun pada intinya hanyalah pengalihan isu keboborokan pemerintah.

“Saya juga minta kepada Ulil Abshor untuk lebih hati-hati dengan pemikiran yang sedikit nyleneh dan edan itu. Jangan sampai itu dijadikan alasan untuk mengadu domba Islam. Termasuk dalam berkomentar di media,” kata Habib. (ut/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Teror Bom Agenda Setting Pengalihan Isue"