Foto PRT Bawakan Tas Tentara Gegerkan Singapura

1 komentar 13 views

SURABAYA – Prajurit angkatan bersenjata Singapura tiba-tiba menjadi sorotan masyarakat negara kota itu, setelah beredar foto seorang pembantu rumah tangga membawakan ransel seorang tentara.

Dalam foto itu tentara berseragam berjalan di depan dan di belakangnya, pembantu perempuan itu terlihat membawa ranselnya.

Foto yang awalnya dipasang di facebook ini kemudian menjadi pokok bahasan di forum-forum sosial di internet dan akhirnya menjadi besar setelah diangkat menjadi berita situs gaya hidup Singapura, Stomp!.

Reaksi masyarakat beragam, ada yang menganggap ini lucu dan ada yang menggunakan foto ini sebagai bukti bahwa generasi prajurit sekarang ini terlalu “lunak”.

Ada yang mengatakan, kenapa tidak pembantunya saja sekalian yang ikut wajib militer? Yang lain mengatakan, kalau prajurit tidak bisa mengangkat ranselnya sendiri, bagaimana kita bisa mengandalkan diri pada prajurit ini untuk mempertahankan Singapura.

The Straits Times meminta komentar Kementerian Pertahanan atas temuan foto itu. “SAF (Singapore Army Force) mengambil pandangan yang serius tentang tingkah laku prajuritnya di tengah publik,” kata seorang jubir Kemenhan. Dia menambahkan bahwa SAF akan menyelidiki dan mengambil tindakan yang sesuai.

Selain ada yang mengolok-olok, ada juga yang mencoba membela prajurit tersebut. Mereka menyebut, bisa jadi prajurit itu sedang sakit punggung sehingga meminta pembantunya untuk membawakan tas ranselnya. Saat difoto, prajurit itu diduga sedang sibuk SMS-an.

Menurut seorang analis, prajurit dalam foto tersebut memang terkesan lembek dan manja. “Ini satu insiden, saya pikir satu-satunya kesimpulan yang bisa kita buat secara umum adalah bahwa tentara itu memang lembek dan manja,” kata Bernard Loo, pakar urusan militer di lembaga studi S. Rajaratnam School of International Studies.

Namun ditekankannya, tidak adil untuk menggeneralisir tentara Singapura dengan foto tersebut.  (bbc/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Foto PRT Bawakan Tas Tentara Gegerkan Singapura"