FKPPI Desak Pendidikan Pancasila Dimasukkan Dalam Kurikulum

demo fkppi

SURABAYA (suarakawan.com)-Sekitar 50 orang yang tergabung dalam Generasi Muda Forum Kimunikasi Putra Putri TNI Polsri (GM FKPPI) melakukan aksi unjuk rasa di halaman gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Rabu siang (01/05).

Aksi yang dinamakan  aksi ‘petisi keprihatinan’ dari GM FKPPI Jatim ini digelar mengingat nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai digeser secara sistematis dari ruang publik dan ruang pengajaran pendidikan di Indonesia. Apalagi saat ini sudah muncul gerakan gerakan makar yang akan menggoyahkan ideologi bangsa Indonesia.

“Jadi kami tidak ingin adanya Negara Islam Indonesia. Untuk itu kita kuatkan pemuda pemuda Indonesia dengan pendidikan Pancasila yang selama ini telah bergeser.” terang, Agus Soerjanto, ketua GM FKPPI Jatim

Oleh sebab itu,  dalam aksi ini ada beberapa tuntuntan yang disuarakan, diantaranya
1.Mendesak kepada semuah pihak untuk menghentikan perdebatan tentang konsesus negara ini yang telah selesai dan final, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
2.Meminta kepada DPR RI beserta semua pihak khususnya DEPDIKNAS merevitalisasi Pancasila dalam pendidikan dengan merevisi UU no 20 tahun 2003, yakni memasukan Pancasila dan Sejarah Perjuangan Bangsa dalam kurikulum pendidikan baik tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.
3.Mengecam keras NII serta meminta TNI-Polri untuk bertindak tegas kepada seluruh elemen yang sudah bertindak makar
4. Meminta pemimpin bangsa untuk memberikan tauladan dan berenti bersikap anti Pancasila seperti korupsi dan bergaya hidup mewah.

Karena aksi ini tidak ada pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada ijin, akhirnya para demonstran langsung diminta masuk ke ruangan dan ditemui fraksi gabungan DPRD Jatim. (bs/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "FKPPI Desak Pendidikan Pancasila Dimasukkan Dalam Kurikulum"