Falun Dafa Dilarang Karena Bongkar Kebobrokan PKC

Tidak ada komentar 138 views

Seorang anak yang tengah berlatih mengolah pernafasan ala Falun Dafa

SURABAYA(suarakawan.com)-Pembubaran aksi damai Falun Dafa atau Falun Gong pada hari Sabtu silam (07/05) atas perintah Konsulat China yang diwarnai insiden pemukulan brutal oleh polisi kepada wartawan tak pelak membuat masyarakat bertanya tanya tentang apa dan bagaimana Falun Dafa.

Menurut Amelia Wulan, Falun Dafa atau Falun Gong bukan merupakan sebuah organsasi karena orang-orang yang berlatih d dalamnya tidak terikat keanggotaan, mereka tidak perlu memiliki nomer anggota ataupun membayar iuran keanggotaan. Semua bebas ikut latihan dan kemudian meninggalkannya.

“Falun Gong dilarang di China setelah pemerintah setempat merasa yang ikut berlatih semakin banyak. Sejak diperkenalkan pada 1992 Mr. Li Hongzhi di daratan China, Falun Gong kini telah mendunia dan dilatih ratusan juta orang lebih dari 114 negara di benua Eropa, Amerika, Australia, Afrika, dan Asia, termasuk Indonesia, papar Wulan, Sabtu (21/05).

Lebih lanjut Wulan menjelaskan Falun Gong hanya sebuah metode kultivasi (pengolahan) jiwa dan raga yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan, moral dan watak menuju tingkat tinggi dan tidak ingin berpolitik.

Namun pada kenyataannya situasinya dipolitisir. Di seluruh pelosok dunia, semua praktisi Falun Gong giat melakukan aksi-aksi damai (khususnya di depan kantor kedutaan maupun kantor konsulat RRC).

Aksi  tersebut bukan berpolitik, tujuan mereka tidak lain hanya untuk mengungkap kejahatan PKC, menyuarakan keadilan bagi sesama praktisi di China, menyerukan penghentian penganiayaan dan untuk mengetuk hati nurani masyarakat dunia adanya pelanggaran HAM di RRC.

“PKC tidak senang  kejahatannya terungkap, lalu membuat tuduhan praktisi Falun Gong berpolitik, mengatakan Falun Gong “ditunggangi, didanai Negara barat untuk menjatuhkan China, menjelek-jelekan Negara China”. Tuduhan itu tidak benar dan tidak mendasar karena tidak memiliki bukti,” imbuh praktisi Falun Dafa ini.

Lalu kenapa Falun Dafa  mengungkap kejahatan Komunis? Wayan Adi, praktisi Falun Dafa yang lain menjawab karena Komunis telah melanggar Hak Asasi Manusia sesama pengikut Falun Dafa di China.

“Ribuan orang tewas dibunuh, organ tubuhnya dijual, ribuan anak-anak kehilangan orang tua mereka. Dan penindasan masih berlangsung sampai hari ini,”imbuhnya.

Padahal, lanjut Wayan,  orang tua mereka tidak berbuat kejahatan, mereka hanya ingin melestarikan ‘ajaran leluhur’-‘Sejati-Baik-Sabar’.

“Jika Hari ini Komunis menghentikan penindasan Mereka, maka hari ini pula kami akan menghentikan perjuangan kami mengungkap fakta kebejatan komunis” tegasnya. (jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Falun Dafa Dilarang Karena Bongkar Kebobrokan PKC"