Estimasi Kerusakan Jepang Mencapai US$ 309 Miliar

TOKYO – Pemerintah Jepang memperkirakan sekitar 25 triliun yen atau sekitar Rp2.500 triliun biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali perumahan dan seluruh fasilitas yang hancur di wilayah Timur Laut Jepang.

Kantor berita Kyodo Jepang melaporkan, biaya tersebut belum termasuk kerugian ekonomi yang diakibatkan bencana maupun kerusakan akibat meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima, Daiichi, Jepang.

Pemerintah Jepang mengestimasi kerusakan akibat gempa bumi dan tsunami pada 11 Maret lalu mencapai 25 triliun yen (US$ 309 miliar). Angka resmi dari Pemerintah Jepang tersebut lebih besar dari perkiraan Bank Dunia yang mengatakan nilai kerusakan akibat rangkaian bencana tersebut dapat mencapai US$ 122 miliar– US$ 235 miliar.

Bencana yang terjadi kali ini jauh lebih besar dari gempa bumi yang menimpa Kobe pada tahun 1995. Meski seluruh kota Kobe hancur dan terbakar, namun kerusakan hanya dibatasi pada satu kota saja. Ketika itu gempa bumi tidak diikuti dengan tsunami.

Pemerintah Jepang ketika itu mengeluarkan biaya sekitar 100 miliar dollar AS untuk membangun kembali Kobe. Sebagai sentra ekonomi Jepang, gempa Kobe membuat Produk Domestik Bruto Jepang menurun sekitar 3 persen. Kali ini PDB Jepang diperkirakan akan terpuruk lebih dalam lagi karena cakupannya kerusakan yang terjadi lebih luas.

Anggota Dewan Gubernur Bank of Japan, Ryuzo Miyao di Tokyo mengatakan diperlukan waktu yang lebih panjang untuk memulihkan wilayah bencana di Jepang, dibanding pemulihan pascagempa bumi Kobe di Jepang bagian barat pada 1995. “Dampak bencana kali ini dapat berlangsung lebih lama dan dampak jangka pendeknya tidak kecil,” kata Miyao.

Untuk mengamankan stabilitas finansial jangka pendek, Bank of Japan selaku bank sentral negara tersebut menyuntikkan dana darurat setiap hari kerja sejak musibah gempa bumi terjadi.

Satu hal yang menarik, masyarakat Jepang terus tidak larut dalam penderitaan. Mereka segera bangkit untuk menata kembali kehidupan, karena bagaimana pun hidup memang harus terus berlanjut.(kontan.co.id/iza)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Estimasi Kerusakan Jepang Mencapai US$ 309 Miliar"