Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Enam Negara Bentuk FTF untuk Berantas Terorisme

30 Jul 2017 // 13:09 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

wiranto

MANADO (suarakawan.com) – Pertemuan Sub-Regional Meeting on Foreign Terrorist Fighters and Cross Border Terrorism (SRM FTF CBT) menyepakati akan membentuk FTF untuk memberantas terorisme.

“Kami sepakat membentuk forum tentang Foreign Terrorist Fighters atau FTF dalam rangka memperkuat kerja sama information sharing dan kerja sama antara penegak hukum dan badan intelijen,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, di Manado, Minggu (30/7).

Wiranto mengatakan bahwa ISIS pertama kali menggunakan konsep seluruh militansi dilatih untuk berperang. Saat ini, katanya lagi, mereka menggunakan metode mendirikan basis di semua negara khususnya Asia Tenggara, sehingga enam negara yakni Indonesia, Australia, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam dan Selandia Baru menyepakati untuk peningkatan kerja sama Foreign Terrorist Fighters.

Melalui kerja sama itu, enam negara ini akan memajukan kemitraan bidang informasi intelijen dan pembangunan sistem IT di bidang intelijen. Hal itu dinilai akan memudahkan negara-negara tersebut bekerja sama dalam memberantas terorisme.

Penanganan terorisme global merupakan salah satu topik pembahasan dalam pertemuan di Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Keenam negara itu, kata Wiranto, memiliki pandangan yang sama soal tersebut.

“Kami bersepakat untuk berbagi informasi intelijen yang diikuti dengan pembangunan sistem teknologi informasi intelijen untuk semakin mempermudah penanganan terorisme global,” ujarnya lagi.(rol/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini