Emas Picu Inflasi, Lombok Picu Deflasi

suasana rilis inflasi oleh BPS

SURABAYA (suarakawan.com)-Senada dengan Nasional, pada bulan Mei 2011, Jawa Timur mengalami inflasi 0,03 persen. Dari 10 kota yang disurvey, 8 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi.

Dari 8 kota yang mengalami inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menyebutkan bahwa inflasi tertinggi terjadi di Sumenep sebesar 0,41 persen diikuti Probolinggo sebesar 0,29 persen.

Komoditas yang memberi sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah beras daging ayam ras dan emas perhiasan. Sementara komoditas yang menyumbang terjadinya deflasi adalah cabe rawit, cabe merah, gula pasir serta tahu mentah.

“Dalam pengamatan kami, banyak pedagang cabe yang mengeluh karena harga waktu kulakan mahal namun sekarang harga jual turun karena sedang panen raya lombok,” papar Kepala BPS Jatim Irlan Indrocahyo, Rabu (01/06).

Sementara laju inflasi tahun kalender (Januari-Mei) 2011 Jawa Timur mencapai 0,57 persen, sedangkan laju inflasi year on year (Mei 2011 terhadap Mei 2010) jawa Timur sebesar 6,27 persen. (nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *