Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Elektabilitas Tinggi, Nasdem Usung Khofifah di Pilgub Jatim 2018

13 Oct 2017 // 17:34 // HEADLINE, PILKADA

IMG-20171013-WA0013

SURABAYA (suarakawan.com) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem memastikan mengusung Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

“Nasdem kan melakukan survei di kader dan masyarakat Jatim. Survei itu menggambarkan kalau elektabilitas Khofifah di Jatim bagus. Kalau kita dukung pasti nomor satu. Dari survei itu  jadi rujukan mendukung Khofifah,” kata Rendra Kresna di DPW Nasdem Jatim Jalan Kartini Surabaya, Jumat (13/10).

Rendra menjelaskan, selain Nasdem, Golkar dan Hanura, tidak tertutup kemungkinan partai lain akan mendukung Khofifah. Kendati demikian, dia menyerahkan sepenuhnya arah koalisi parpol itu kepada DPP.

“Kalau komunikasi sudah pasti urusannya DPP. Tapi kita juga melakukan komunikasi dengan parpol lain. Saya kira kalau kita lihat dari kriteria yang ada pada Khofifah, tidak menutup kemungkinan partai lain seperti PAN juga akan mendukung,” ujarnya.

Rendra menilai, selain kader internal, masyarakat Jatim juga ingin Khofifah bertarung dalam Pilgub Jatim. Menurut dia, Khofifah adalah politisi yang punya daya juang dan pantang menyerah. Figur seperti Khofifah dinilai cocok untuk memimpin Jatim.

“Saya kira tidak hanya kader partai saja, rakyat juga tahu bahwa Khofifah punya daya tarik sebagai pemimpin yang punya daya juang. Kalau kita mau jujur, yang bisa dijadikan pelajaran bagi seorang Khofifah dan layak dicontoh adalah pantang menyerang,” tandasnya.

Rendra menambahkan, tugas Gubernur Jatim yang terpilih nantinya akan semakin berat. Pasalnya, Provinsi Jatim jumlah penduduk miskinnya sangat tinggi. Gubernur terpilih harus mampu dan punya keahlian untuk menurunkan angka kemiskinan Jatim, yang lebih tinggi dari nasional.

“Tugas penting Gubernur Jatim adalah bagaimana kemiskinan di Jatim bisa dikurangi karena selama ini masih tinggi. Dan lebih tinggi dari nasional. Khofifah punya kelebihan dan kemampuan untuk menurunkannya,” pungkasnya. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini