Ecoton Tuding BLH Mandul

Tidak ada komentar 8 views

Riska

GRESIK (suarakawan.com) – Banyaknya pembangunan industri di Wilayah Kecamatan Wringinanom ternyata lebih banyak menimbulkan kerusakan dan dampak kerusakan lingkungan.

Setelah sebulan kemarin Kecamatan Wringinanom diramaikan aksi protes warga atas pencemaran kini tim ecoton (Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah) bersama tim Garda Brantas Kecamatan Wringinanom menemukan buangan limbah yang  menimbulkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.

“Limbah buangan PT Gunung Geliat ini awalnya meresahkan warga Sumberame karena meluber kesawah dan perumahan warga” Ujar  Riska Darmawanti, tim investigasi Garda Brantas Wringinanom, Sabtu (06/08).

lebih lanjut gadis manis ini menyebutkan bahwa sejak tahun 2011 limbah PT Gunung Geliat dibuang langsung kesungai tanpa melalui proses pengolahan sehingga air yang berwarna hitam dan menimbulkan bau busuk ini apabila dibuang ke Kali Surabaya mengakibatkan perubahan warga dan meningkatkan kekeruhan.

Tak hanya itu, kandungan Oksigen (DO) sebelum outlet buangan PT Gunung Geliat sebesar 6,4 mg/L sedangkan setelah melalui outlet buangan limbah DO turun menjadi 3-2 mg/L, Tingkat Padatan terlarutpun  meningkat, saat perhitungan TDS (total Dissolved Solid) sebelum buangan limbah masih menunjukkan dibawah 100 mg/L namun setelah dibuangi limbah PT Gunung Geliat TDS meningkat menjadi lebih dari 300 mg/L.

Kondisi ini sudah berjalan hampir setiap hari di tahun 2011 sehingga di khawatirkan akan menyebabkan dampak lingkungan dan ancaman kesehatan mengingat dihilir outlet PT Gunung Geliat terdapat intake PDAM Kabupaten Gresik.

PT Gunung Geliat sebelumnya sudah dilaporkan oleh Tim Garda Brantas Wringinanom kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Jawa Timur dan mendapatkan surat Peringatan.

“Kami harapkan dengan adanya fakta ini BLH Jatim maupun BLH Gresik mau turun tangan dan memberikan sanksi Pidana pada PT Gunung Geliat karena meskipun telah diberi SP 1 mereka tetap membuang limbah ke Kali Surabaya,” Ungkap Riska Darmawanti.

Dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 32/2009 dijelaskan bahwa kegiatan usaha yang membuang limbah melebihi standar sudah dapat dipidanakan tanpa harus membuktikan air limbahnya mencemari sungai atau tidak.

Tim Garda Brantas rencananya akan melaporkan PT Gunung Geliat Kepada BLH Gresik dan BLH Propinsi. “Kami minta BLH Gresik dan BLH Jatim segera memberikan sanksi andministrasi kemudian kalo terbukti membuang limbah tanpa diolah maka Wajib hukumnya untuk di pidanakan,” tegas Riska.(jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ecoton Tuding BLH Mandul"