Ecoton Somasi Presiden SBY

Tidak ada komentar 5 views

Prigi Arisandi (kiri) Direktur Ecoton

SURABAYA (suarakawan.com) – Ecoton – Lembaga Konservasi Lahan Basah akan melakukan somasi kepada Presiden SBY, terkait keprihatinan dan kekhawatiran rusaknya kali Brantas.

Pengelolaan kali Brantas sejak 2006 kewenangannya telah diambil oleh Pemerintah Pusat karena kali brantas termasuk sungai strategis nasional yang mengacu Permen (Peraturan Menteri) Pekerjaan Umum nomor 11 A/PRT/M/2006 dan UU nomor 7/2004 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air.

Namun sangat disayangkan, meskipun pengelolaan berada di Pemerintah Pusat, masih banyak kerusakan yang terjadi sepanjang aliran kali Brantas.

Menurut Prigi Arisandi, Direktur Ecoton, Pemerintah Pusat lalai dalam melakukan pengawasan, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, seakan tidak melakukan langkah kongkret untuk mengendalikan lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

“Bahkan dalam laporan Deputi bidang peningkatan konservasi sumberdaya dan pengendalian kerusakan lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2009 memasukkan Brantas dalam status cemar berat,” kata prigi, kepada suarakawan.com, Sabtu pagi (28/05).

Ecoton memberi tenggat waktu 7×24 jam , agar Presiden SBY menjawab somasi dan memberikan respon tuntutan kami. Tuntutan kami yakni Pertama, moratoriumĀ  penambangan pasir dan rehabilitasi tanggul, Kedua, pengelolaan sumber-sumber mata air dengan memasang plakat himbauan, ketiga, membentuk kemitraan masyarakat desa, sekolah, dan pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber-sumber mata air, keempat, melakukan pengendalian sumber-sumber pencemaran air.

“Apabila tuntuan kami tidak direspon, maka kami akan mengajukan ke gugatan hukum,” imbuhnya.(jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ecoton Somasi Presiden SBY"