Dugaan WNA China Melakukan Judi Online Menguat

WNA China yang diamankan Polrestabes

SURABAYA (suarakawan.com) – Dugaan bahwa 34 WNA asing asal China yang diamankan Polrestabes Surabaya dari berbagai rumah kontrakan di kawasan elit Surabaya  menjalankan praktik judi online jaringan internasional kian menguat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penangkapan mereka dilakukan di tiga titik, diantaranya di perumahan kawasan Sutorejo Prima Indah, Perum Vila West Wood dan Regency 21 Manyar.

“Sebenarnya ada dua titik lagi yang kini tengah kami bidik. Keduanya di kawasan timur dan barat Surabaya,” terang Kapolrestabes Surabaya,
Kombes Pol Coki Manurung, Senin (25/07).

Menurut Coki, dari penggerebekan yang dilakukan jajaran Satreskrim dan Satintelkam Polrestabes Surabaya sejak  Jumat  dan Sabtu  kemarin, petugas menemukan 30 pesawat telepon yang sudah dikemas dalam tas plastik besar, bersama seperangkat komputer, laptop, dan barang elektronik lainnya.

Sementara itu, berdasarkan identifikasi, dari 34 WNA itu, 7 orang tidak memiliki izin tinggal berupa paspor dan visa, sementara 2 paspor tidak ada pemiliknya.

“Keberadaan mereka terus kami komunikasikan dengan pihak Imigrasi,” kata Coki.

Dalam melakukan pemeriksaan, pihaknya mengaku mengalami kendala dalam hal bahasa. Namun berdasarkan barang bukti dan sejumlah saksi, aktifitas mereka mengarah pada kegiatan pidana perjudian online dan penipuan para taipan di negaranya.

“Dugaan sementara, Indonesia cuma dijadikan lokasi tempat menjalankan aksinya. Sementara judi dan penipuannya mereka lakukan di negaranya,” terang Coki yang juga menambahkan kini dugaan tersebut masih didalami pihaknya.

Sementara itu, penangkapan 34 WNA itu berawal dari kecurigaan polisi terhadap aktifitas warga asing itu yang terkesan tertutup, dan akhirnya memutuskan untuk menangkap mereka.(Bs/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *