Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Dua Tokoh NU Bertarung di Pilgub Jatim 2018, Begini Kata PBNU

14 Nov 2017 // 04:49 // HEADLINE, PILKADA

NU

JAKARTA (suarakawan.com) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj tak mempersoalkan pertarungan tokoh NU pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Said meyakini tak akan ada perpecahan di tubuh NU lantaran pertarungan tokoh tersebut.

“Itu gampang. NU itu selawat badar sudah akur lagi,” kata Said.

Said menilai kepentingan Pilgub hanya sementara saja. Pesta demokrasi itu, dianggap tak akan berdampak pada persaudaraan warga NU.

“Kita ini NU, solid. (Pilgub) itu politik sesaat saja kok,” katanya.

Meski demikian, Said enggan menjelaskan detail mengenai dukungan resmi dari NU Jatim. Said menyerahkan keputusan kepada NU Jatim terkait siapa yang layak memimpin daerah tersebut.

“Dua-duanya NU. Kalau saya, saya serahkan pada pengurus NU Jatim,” tandasnya.

Dua tokoh NU tersebut adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Mereka berdua saat ini dicalonkan dari kubu yang berseberangan untuk menjadi orang nomor satu di Jawa Timur.(mtv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini