Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Dua Pembalap Asing Absen, PSN Tak Patok Juara di BTdI

31 Oct 2013 // 19:20 // BIKE, NASIONAL, OLAHRAGA

balap sepeda, editSURABAYA (suarakawan.com) – Tanpa diperkuat dua pembalap andalannya, Oscar Pujol Munoz dan Sergey Kuzmin, tim balap sepeda PSN tidak menaruh target di kejuaraan balap sepeda internasional Banyuwangi Tour de Ijen (BTdI) 2013 tanggal 2-5 Nopember mendatang.

Direktur Polygon Sweet Nice Harijanto Tjondrokusumo menjelaskan sulit bagi PSN untuk membidik juara dengan kekuatan yang ada. Tanpa kehadiran Oscar Pujol Munoz dan Sergey Kuzmin, kekuatan PSN menjadi berkurang.

“Kekuatan kita tidak setangguh tahun lalu. Absennya dua pembalap asing itu mengurangi kekuatan PSN. Jadi, ini berimbas pada target kita,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Kamis (31/10).

Kedua pembalap Continental Team asal Irlandia itu tidak bisa membela PSN di BTdI 2013 dengan alasan berbeda. Pujol tengah berlibur dan tidak memiliki persiapan. Sedangkan Sergey absen karena mengalami kecelakaan.

Praktis, absennya dua pebalap utama itu mempengaruhi target yang sudah dicanangkan sebelumnya. Targetnya kini bukan juara. Masalahnya balapan BTdI ini melombakan etape tanjakan sebagai babak penentuan juara.

Sementara pembalap yang disertakan PSN kali ini mayoritas bukan climber. Empat pebalap yang disertakan adalah Jimmy Pranata, Agung Riyanto, dan Dealton Nur Praoyogo. Ketiganya ditopang satu pebalap asing, Edgar “Eddy” Nohales Nieto.

?Dengan kondisi ini, rasanya sulit bagi kita untuk membidik juara. Sementara pebalap yang kami sertakan mayoritas bukan climber. Akan sulit bersaing dengan tim-tim yang punya pembalap climber,? tuturnya.

Meski tidak mematok juara, PSN berharap bisa menjadi gangguan bagi tim-tim besar lainnya. Salah satunya dengan membidik poin sprint ataupun mencari celah di perebutan etape flat.

?Mudah-mudahan kami bisa masuk 20 besar tiap etape, terutama untuk flat. Itu sudah cukup. Lebih bagus lagi bila bisa merebut etape flat, meski berat,? katanya berharap. (Bng/aca)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini