Dua Panda Cina Dipertontonkan di Tokyo

TOKYO – Dua panda raksasa yang dipinjamkan pemerintah Cina, hari ini dipertontonkan untuk pertama kalinya di kebun binatang Uueno, Tokyo di depan ribuan pengunjung.

Penampilan pertama panda betina Shin Shin dan panda jantan Ri Ri tertunda karena gempa dan tsunami yang menghantam Jepang 11 Maret lalu, memaksa kebun binatang ini ditutup.

Sepasang panda ini memberikan hiburan tersendiri kepada penonton, tiga minggu setelah tragedi nasional melanda Jepang dan menelan korban tewas dan hilang sekitar 28.000 orang.

Banyak penonton didatangkan dari pusat-pusat evakuasi di Tokyo untuk menikmati pertunjukan ini secara gratis.

“Sekitar 300 korban gempa dan tsunami berkunjung ke kebun binatang. Saya berharap kunjungan ini bisa sedikit menghibur mereka,” kata direktur Teruyuki Komiya seperti dikutip oleh kantor berita Kyodo.

Sekitar 3.000 orang antrian di luar kebun binatang sehingga pihak kebun binatang membuka pintu 15 menit lebih awal.

Dalam waktu satu jam saja, jumlah pengunjung mencapai 8.000 orang, kata petugas kebun binatang.

Para penjaga kebun binatang mengatakan ketika gempa berkekuatan 9 menghantam, sepasang panda ini berlari-lari sekitar kandang mereka.

Televisi Jepang PHK melaporkan dua penghuni baru ini hanya bisa tenang setelah dua jam lebih.

Kedua panda yang berusia lima tahun ini adalah panda pertama yang dipelihara di kebun binatang ini sejak tahun 2008, setelah panda raksasa Ling Ling tewas.

Pasangan ini berasal dari sebuah pusat penangkaran di provinsi Sichuan, Cina dan saat ini, menurut berbagai laporan sedang disewa pemerintah kota Tokyo senilai US$ 950.000 per tahun.

Uang sewa itu digunakan untuk membangun kembali satu pusat suaka panda di Sihuan yang hampir hancur akibat gempa tahun 2008 dan juga untuk menandai proyek pengembak-biakan panda yang dijalankan bersama oleh Jepang dan Cina. (bbc/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *