Dua Obat Baru Memperpanjang Hidup Bagi Pasien Kanker Kulit

Sel Kanker Kulit Yang Menggerogoti Seluruh lapisan kulit (Ilustrasi)

Chicago (suarakawan.com) – Untuk pertama kalinya, pasien yang menderita kanker kulit memiliki dua pilihan pengobatan baru untuk memperpanjang kelangsungan hidup, penelitian baru ini dipresentasikan pada konferensi kanker di Chicago pada hari Minggu (05/06).

Ada dua hasil penelitian yang dipresentasikan yakni, pertama, obat khusus agar gen yang bermutasi dengan sel kanker untuk tumbuh, sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien dalam memerangi penyakit. Kedua, obat yang menyebabkan tumor menyusut dan memperpanjang kelangsungan hidup untuk pasien dengan melanoma yang telah menyebar ke bagian lain dari tubuh.

“Penelitian iniadalah untuk pertama kalinya dan belum pernah terjadi sebelumnya pilihan klinis itu benar-benar praktek,” kata Dr Lynn Schuchter, Kepala Pusat Melanoma di University of Pennsylvania.

Sementara itu, salah satu penelitian yang dipresentasikan di American Society of (ASCO) konferensi Clinical Oncology pada hari Minggu (05/06) terfokus pada vemurafenib sebagai obat percobaan. Dan prkateknya sekitar setengah dari semua pasien melanoma memiliki gen BRAF bermutasi, mutasi ini memberitahu sel untuk terus tumbuh.

“Ini seperti switch antar gen dan sel kanker,” kata Dr Paul Chapman, dari Memorial Sloan-Kettering Center di New York dan peneliti utama studi tersebut. Vemurafenib, lanjut dia, blok gen bermutasi yang membunuh sel kanker dan tumor akibatnya akan ada penyusutan.

Peneliti membandingkan obat baru ini hanya dalam bentuk pil, dan untuk obat kemoterapi hanya yang disetujui FDA untuk melanoma yakni, dacarbazine, ini telah digunakan untuk mengobati pasien melanoma sejak tahun 1975, namun hanya efektif di sekitar 10% dari pasien.(cnn/jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dua Obat Baru Memperpanjang Hidup Bagi Pasien Kanker Kulit"