Drama Kolosal “Surabaya Membara” Kobarkan Semangat Membara

SURABAYA (suarakawan.com) – Tatkala proklamasi Sukarno terdengar dari sebuah radio RRI, ribuan masyarakat Surabaya langsung memekikkan suara lantang “Merdeka!!.” Sebagian langsung sujud syukur. Terdengar pula suara teriakan dari gadis penjual jamu. “Maaaakkkkk.. Awak dewe merdeka, maaaaak.”

Suasana gegap gempita pun terdengar di sekitar jalan Pahlawan. Menit kemudian, berkibarlah bendera 3 warna hingga terjadi penyobekan bendera menjadi dwi warna.

Kontan baku tembak pun terjadi antara arek-arek Surabaya dengan tentara Belanda.

Desing peluru terdengar begitu bising. Suara bombardir kembali memekikkan telinga. Surabaya merah membara. Asap hitam membuat jalanan berwarna gelap.

Ya, beginilah suasana drama kolosal “Surabaya Membara” yang menceritakan perjuangan di Surabaya antara Pribumi dengan penjajah ketika mempertahankan kemerdekaan, Jum’at (09/11)

Drama kolosal berjalan apik seperti nyata. Tak ayal, ribuan masyarakat Surabaya menonton di sepanjang trotoar jalan Pahlawan.

Sementara dengan adanya drama ini kondisi jalan Pahlawan ditutup. (Bs/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Drama Kolosal “Surabaya Membara” Kobarkan Semangat Membara"