DPRD Minta Pengurus MAS Tak Urusi PKL

M. Mahmud

SURABAYA (suarakawan.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota  Surabaya kecewa kepada Manajemen Masjid Agung Surabaya (MAS) dan meminta MAS agar tidak memungut uang lagi kepada PKL di sekitar MAS.

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Mahmud saat ditemui di DPRD Surabaya, Jumat (29/07) mengatakan pihaknya sangat menyayangkan fenomena yang terjadi dilingkungan Masjid Agung kebanggaan warga Surabaya dan Jawa Timur ini.

“Mestinya PKL serahkan kepada PKL, jangan pengurus masjid ikut mengurusi dengan harapan mendapat setoran, cukup mengurusi masjid dan fasilitas masjid,” terangnya.

Koordinator sentra PKL Pagesangan, Sri Rumiyati saat dihubungi mengatakan juga sempat menceritakan sejumlah kejadian yang menimpa PKL binaannya yang sering mendapatkan tekanan dan perlakuan kasar dari sejumlah orang yang tak dikenal, yang meminta agar sentra PKL yang dikelolanya segara di bubarkan. Namun hingga saat ini masih belum diketahui motif dan latar belakangnya, walaupun tekananan yang dialaminya juga melibatkan seorang pejabat Kecamatan.

“Pengurus masjid Al Akbar kini justru membuka stan bazaar disekelilingnya, menurut saya justru hal ini yang bisa mengganggu aktifitas beribadah umat Islam didalamnya, karena lokasi PKL kami masih jauh (berjarak 200m –red),sekarang semua tahu apa maksud dibalik itu semua” terangnya. (aca/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *