DPRD Minta Aparat Selidiki Soal Persewaan Mobdin

salah satu mobdin pemkot

SURABAYA (suarakawan.com) – Permasalahan Mobil dinas Pemkot Surabaya yang disewakan oleh beberapa pejabat dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Surabaya, membuat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya marah. Atas tindakan Dinas PU tersebut, DPRD meminta Aparat untuk menyelidiki kasus tersebut hingga tuntas.

Anggota Komisi C ( Pembangunan ) DPRD  Agus Santoso saat ditemui di DPRD Surabaya, Selasa (12/07)  mengatakan, jika dilihat dari kinerja Dinas PU dan Bina Marga selama ini, pengadaan mobil dinas berplat hitam tersebut kurang memenuhi unsur kepatutan.

“Kalau kinerjanya bagus, maka wajar saja ada fasilitas mobil dinas, lha ini kinerja masih belum baik malah fasilitas yang dikedepankan,” ujarnya.

Ia menjelaskan kinerja dimaksud adalah selama ini belum pernah Dinas Pu dan Bina Marga melakukan pembangunan jalan dan perbaikan jalan, yang ada hanyalah proses lelang yang belum kunjung selesai.

“Saya yakin tahun ini Silpa (sisa anggaran laporan pendapatan,red) akan naik drastis karena banyak anggaran yang tidak terserap,”ujarnya.

Darimana anggaran tersebut diambil ,pasalnya ketika pembahasan anggaran untuk dinas PU dan Bina Marga beberapa waktu lalu pengadaan tersebut tidak pernah dibahas sama sekali. “Tidak ada satupun nomenklatur anggaran yang boleh digunakan untuk pengadaan mobil dinas,”terangnya.

Masih menurut Agus, selama ini Dinas Pu dan Bina Marga mensiasati anggaran dari proses swakelola, padahal system tersebut rawan penyimpangan. “Kalau dianggarkan dari dana swakelola, maka potensi penyelengannya cukup tinggi,” kritiknya.

Maka itu pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap potensi penyimpangan dalam pengadaan mobil dinas tersebut. “Saya pikir ini jalan yang baik, agar kedepan tidak ada slintutan soal anggaran,”tuturnya.

Berdasar informasi yang berkembang, menyebutkan sejumlah Kepala bidang dan Kepala seksi mendapatkan mobil dinas jenis Toyota avanza sejumlah 14 buah, sedangkan mobil dinas lama berplat merah dibagikan kepada sejumlah staf dilingkungan dinas PU dan Bina Marga. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DPRD Minta Aparat Selidiki Soal Persewaan Mobdin"