DPRD Jatim Tuntut Pemerintah Lindung TKI

Tidak ada komentar 27 views

tki (dok)

SURABAYA (suarakawan.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur meminta pemerintah untuk melindungi para Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri khususnya yang berada di Arab Saudi.

Ketua fraksi Hanura Damai DPRD Jatim, Kuswanto menyayangkan terjadinya hukum pancung TKI. “ kita turut berduka cita atas peristiwa ini, dan selain itu pihaknya menyayangkan kurang perhatian pemerintah,” tuturnya, Selasa (21/06).

Menurutnya, rencana eksekusi potong tangan pasutri asal Kabupaten Pamekasan, yakni Hasin (40) dan Sab’atun (30), semakin membuktikan bahwa segala upaya yang dilakukan pemerintah untuk melindungi TKI di Saudi tidak menghasilkan sesuatu yang berarti. Padahal, sejumlah petinggi negeri tercatat pernah mengusahakan perlindungan atas warga Indonesia di Saudi, termasuk TKI.

“Kita selama ini terlalu pasrah pada proses hukum. Selalu seperti itu, dan kami tidak ingin kejadian ruyati terulang lagi” tuturnya.

Untuk diketahui, pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Palengaan Laok Kecamatan Palengaan Pamekasan, Jawa Timur pada 17 Juli 2011 lalu dipindahkan ke penjara gelap di Arab Saudi.

Hasin Taufik bin Tasid (40) dan Sab’atun binti Jaulah (30) sebelumnya pernah dijebloskan ke dalam penjara Briman Sijin Am Blok 4 Jeddah pada September 2006 karena dituduh mencuri perhiasan emas majikannya. Dan setahun kemudian dipindah ke penjara Hokok Al Islahiyah Rowes Amber Tis’ah, Jeddah. (aca)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DPRD Jatim Tuntut Pemerintah Lindung TKI"