Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

DPRD Jatim Minta Pemprov dan Polda Tutup Tempat Hiburan Malam

24 May 2017 // 18:50 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

gedung-DPRD-Jatim3

SURABAYA (suarakawan.com) – Bulan Ramadhan kurang beberapa hari lagi. DPRD Jatim mendorong agar pemprov dan Polda Jatim menindak tegas dengan melakukan penutupan tempat hiburan selama Ramadhan.

Anggota Komisi A DPRD Jatim Husnul Aqib mengatakan bahwa tempat hiburan malam harusnya ditutup jelang bulan ramadhan. Jangan sampai dibiarkan terbuka ini bisa memicu kemarahan umat Islam.

“Jangan sampai ada tempat hiburan malam yang buka, saat ramadhan tentunya ini akan mengganggu jalannya ibadah umat islam,” katanya di Gedung DPRD Jatim, Rabu (24/5).

Pihaknya menginginkan setiap pihak yang terkait dengan penutupan tempat hiburan malam untuk aktif dalam melakukan upaya pembatasan buka kafe-kafe ataupun diskotik.

Ini dilakukan demi kedamaian dan menghornati ketenangan umat islam yang menjalankan ibadah puasa dan kegiatan lainnya selama bulan Ramadhan. “Seperti kafe-kafe malam, diskotik, beserta aktivitas lainnya yang dinilai mengganggu ibadah harus mulai ditutup,” tambahnya

Politisi PAN ini mengungkapkan bilamana ini dibiarkan terjadi tanpa ada langkah penghentian yang ditempuh aparat berwajib, dikhawatirkan nanti akan ada gerakan-gerakan ormas tertentu yang melakukan aksi langsung secara sepihak

Oleh karenanya, pihak berwajib diharapkan untuk segera melakukan langkah antisipasi dengan memberlakukan aturan penutupan hiburan malam.

Kalaupun terpaksa tidak bisa ditutup, mungkin masalah jam operasional bisa dikurangi. “Kami dorong Gubernur dan Kapolda Jatim memberikan intruksi kepada jajaran dibawahnya untuk segera melakukan penutupan tempat hiburan malam yang dinilai mengganggu umat Islam,” tandasnya.

Sementara itu anggota DPRD Jatim lainnya, H. Hisan mengatakan pemprov Jatim harus segera membuat surat edaran ke kabupaten/kota terkait penutupan hiburan malam selama Ramadhan ini. “Saya juga minta kepada Satpol PP Jatim juga melakukan kerjasama dengan Kabupaten/kota di Jatim bersama polisi melakukan pengawasan terhadap penutupan tempat hiburan selama ramadhan ini, apabila terdapat tempat hiburan yang nekat buka maka harus segera dilakukan tindakan tegas kepada pemilik tempat hiburan tersebut,” ujar H. Hisan yang juga politisi asal Fraksi Demokrat Jatim. (Aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini