Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

DPRD Jatim Dukung Pembentukan Satgas Pangan Polri

16 May 2017 // 17:19 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

gedung-DPRD-Jatim3

SURABAYA (suarakawan.com) – Komisi B DPRD Jatim mendukung penuh dibentuknya satgas pangan oleh pihak kepolisian. Harapannya, satgas ini mampu mencegah adanya permainan harga bahan pokok menjelang ramadhan dan Idul fitri 2017.

”Kami mendukung penuh adanya satgas ini. Jangan sampai ada permainan harga untuk kebutuhan bahan pokok di Jatim. Jangan sampai ada penimbunan ditingkat distributor yang tentunya akan menimbulkan gejolak dimasyarakat,”ungkap anggota Komisi B DPRD Jatim Muhammad Alimin saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (16/5).

Pria yang juga politisi partai Golkar ini mengatakan pihaknya juga mendukung adanya proses pidana bagi penimbun bahan pokok jika ditemukan oleh satgas pangan bentukan polri tersebut. ”Jelas harus ada proses pidana karena penimbunan akan mengganggu roda perekonomian dan menimbulkan gejolak di pasar,” jelasnya.

Mohammad Alimin menambahkan pihaknya juga mengapresiasi atas ungkap kasus pabrik mrica palsu oleh satgas pangan Polrestabes Surabaya.”Ini sangat bahaya sekali sampai beredar di masyarakat. Sudah selayaknya tersangka dihukum berat,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,Satgas Pangan Polrestabes Surabaya menangkap pelaku pengoplosan bubuk merica di kawasan Ploso Timur Surabaya, Minggu (14/5). Dalam pengungkapan tersebut diamankan tersangka bernama Junaidi (44) warga Ploso Timur.

Modus tersangka dalam menjalankan aksinya yaitu mengoplos biji merica yang dihaluskan dengan nasi karak yang sudah dihaluskan.”Lalu tersangka mengemasnya dalam kemasan plastik dengan diberi merek”cap dua lombok,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga dikantornya, Minggu (14/5).

Tersangka, kata Shinto, dalam menjalankan aksinya mempekerjakan empat karyawan yang merupakan saudara sendiri dari tersangka.”Tersangka sudah 10 tahun menjalankan aksi dan dalam satu hari tersangka bisa memproduksi 30 Kg atau 2,5 ton dalam satu bulan dengan keuntungan per bulan Rp 20 juta,” jelasnya.(aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini