DPR RI Dukung Langkah Gubernur Jatim Tolak Impor Hortikultural

SURABAYA (suarakawan.com) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengaku mengaku salut dengan langkah yang dilakukan Jawa Timur (Jatim) menolak impor hortikultura.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo mengaku, langkah yang diambil Gubernur Jatim (Soekarwo) dinilai tepat. Penolakan impor terhadap hortikultura memang harus dilakukan.

“Saya akui, Gubernur Jatim patut diacungi jempol. Dari sekian gubernur yang ada, ternyata Jatim yang berani menolak impor hortikultura secara terang-tarangan. Dan saya mendukung keputusan gubernur,’’ kata Firman disela-sela rapat bersama kader Partai Golkar Jatim, Selasa (14/02).

Dia menegaskan, pihaknya bersama lintas fraksi di DPR RI sudah memanggil Menteri Perindustrian Perdagangan dan meminta rencana impor hortikultura dihentikan. DPR RI juga telah memanggil beberapa gubernur dan hasilnya spakat menolak kebijakan pemerintah. Karena merugikan petani dan daerah, seperti Jatim.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Anna Lutfi mendukung penolakan impor hortikultura yang dilakukan Jatim. Sejak awal, Jatim sudah mengikrarkan diri sebagar provinsi agro. Kemudian, Jatim berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani, lewat hasil produksinya.

“Memang, pemerintah pusat beralasan 60 persen impor tersebut dikirimuntuk memenuhi masyarakat Jabotabek dan memberikan pajak yang tinggi untuk para importir. Namun, bagi Jatim itu justru merusak iklim pertanian hortikultura. Karena hal ini menyangkut aspek psikologis bagi para petani,”katanya. (aca/jto)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DPR RI Dukung Langkah Gubernur Jatim Tolak Impor Hortikultural"