DPR Prihatin Dengan Kerusuhan Krobokan

Tidak ada komentar 6 views

JAKARTA (suarakawan.com) – DPR mengaku prihatin dengan kerusuhan di lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Bali. Persoalan Kebrobokan sebenarnya permasalahan yang sudah lama.

Demikian disampaikan oleh wakil ketua komisi III DPR, Azis Syamsudin kepada wartawan di Gedung DPR, beberapa saat yang lalu, Rabu (22/02)

“Itu yang kami sampaikan juga kepada Menkum dan ham. Yang paling penting bagaimana mengatasi over kapasitas. Itu yang pemicu kerusuhan, disamping ada akses-akses lain seperti narkoba. over kapasitas ini membuat orang bersinggungan, ruang gerak yang tidak sepadan dengan kapasitas,” ujarnya

Politisi Golkar ini meminta Kementerian harus buat kebijakan. Salah satunya, lanjut Azis dengan program remisi, bebas bersyarat merupakan mengurangi over kapasitas

“Kalau nggak semua numpuk disitu Bayangin satu pintu yang harusnya diisi maksimal 15 orang diisi 45. Mungkin sehari dua hari bisa akur, lebih dari sebulan? Itu sudah diatur dalam UU 12/95, pp 28/2006,” tandasnya

Lebih jauh Azis mengatakan bahwa sudah berulang kali komisi III DPR mengingatkan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia namun acapkali tidak diindahkan

“Yang kerusuhan ini bukan hanya di kerobokan. Di kerobokan ini karena media meliput. Tempat lain masih banyak cuma nggak diliput,” terangnya

Apa yang akan diminta ke Kemenkum dan HAM?

“Kita minta itu diselesaikan. Apa solusinya untuk mengurangi over kapasitas itu. Pembangunan lapas sudah kita berikan tapi tidak selesai. Lahan itu sudah ada di Nusakambangan. itu kan satu pulau yang dikhususkan untuk pembinaan Napi. Bangun disana aja, pindahin yang over kapasitas. Kita sudah dikasih duit. Cuma managemen dan pola strategi menyelesaikan tidak tepat,tidak serius menanganinya,” demikian Azis Syamsudin.

Diketahui, kerusuhan pecah di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Denpasar tadi malam. Seluruh bangunan kantor di lapas terbesar itu ludes terbakar dan rusak parah. Berkas-berkas pun ikut dilalap si jago merah.(pra/jto)

 

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DPR Prihatin Dengan Kerusuhan Krobokan"