Dituduh Poliandri, Ketua DPC PDIP Pasuruan Lapor Polda Jatim

SURABAYA (suarakawan.com) – Luluk Mauludiyah Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan yang juga anggota DPRD Jatim akhirnya gerah dengan isu Poliandri yang menerpanya dan melaporkan seseorang bernama  Teguh Digdayanto ke Polda Jatim.

Demikian disampaikan Luluk kepada suarakawan.com melalui selulernya, sesaat lalu, Kamis (31/05).

Dikatakannya, dia harus mengambil langkah ini karena demi citra dirinya dan partai gara – gara isu tak bertanggung jawab ini.

“Saya melakukan laporan ke Polda Jatim karena instruksi dari Partai serta bentuk komitmen saya untuk menjaga citra partai,” jelasnya.

Sehingga, lanjutnya, pada tanggal 28 Mei 2012 resmi melaporkan Teguh Digdayanto ke Polda Jatim dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Luluk sendiri mengatakan DPP PDIP sendiri tidak merespon dan menganggap terlalu serius isu poliandri yang menerpanya ini.

Ia dan keluarganya hanya menunggu dan pasrah keputusan dari DPP mengenai masalah ini.

“Alhamdulillah DPP PDIP tak memberikan sanksi apapun kepada Hj Luluk Mauludiyah sebagai ketua DPC PDIP Kota Pasuruan,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Luluk Mauludiyah tersandung isu poliandri setelah seorang lelaki bernama Teguh Digdayanto mendatangi Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim mengaku sebagai suami sirrinya. Dan hal ini ditanggapi oleh DPD PDIP Jawa Timur.

Informasinya, Teguh Digdayanto dan Luluk hidup serumah di rumah kontrakan kawasan Jalan Nias, Surabaya sejak 2 tahun lamanya. (jto)

Keterangan Foto: Luluk Mauludiyah Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan.

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dituduh Poliandri, Ketua DPC PDIP Pasuruan Lapor Polda Jatim"